Komisi III DPR Apresiasi Sukses Mudik 2026, Angka Kecelakaan Turun Signifikan
Komisi III DPR RI memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Polri dalam penyelenggaraan mudik dan arus balik Lebaran 2026. Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, menyatakan bahwa pengamanan dan rekayasa lalu lintas berjalan dengan sangat sukses, menghasilkan penurunan angka kecelakaan lalu lintas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Penurunan Kecelakaan dan Kondisi Keamanan yang Kondusif
Habiburokhman menekankan bahwa capaian ini menunjukkan efektivitas strategi yang diterapkan. "Angka kecelakaan bisa ditekan, artinya strategi pengamanan dan rekayasa lalu lintas berjalan sangat efektif," ujarnya. Selain itu, kondisi keamanan di berbagai daerah selama periode mudik relatif kondusif, dengan aksi kejahatan yang menurun berkat peningkatan patroli dan pengamanan oleh aparat kepolisian.
Dari sisi kelancaran lalu lintas, kemacetan di jalur-jalur utama seperti ruas tol dan jalan umum juga berkurang. Penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way dan contraflow dinilai mampu mengurai kepadatan kendaraan secara signifikan. "Jalur-jalur yang biasanya menjadi langganan kemacetan parah kini bisa lebih terkendali," tambah Habiburokhman.
Kapolri Sampaikan Apresiasi atas Operasi Ketupat 2026
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya telah menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri menyusul keberhasilan Operasi Ketupat 2026. Dalam rapat evaluasi, Kapolri memaparkan bahwa pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik berjalan positif, dengan penurunan angka kecelakaan lalu lintas dan peningkatan kelancaran.
Data evaluasi menunjukkan penurunan tajam pada angka korban meninggal dunia sebesar 31,19% atau berkurang 136 jiwa dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. Secara keseluruhan, jumlah kasus kecelakaan lalu lintas turun 6,31% dari 3.754 menjadi 3.517 kasus. Penurunan juga tercatat pada kategori luka berat sebesar 13,8%.
Dukungan Rekayasa Lalu Lintas dan Transportasi Publik
Kelancaran arus mudik dan balik tahun ini didukung oleh 285 kali intervensi rekayasa lalu lintas yang dilakukan Korlantas Polri, termasuk pengaliran arus, contra flow, dan one way. Sektor transportasi publik mengalami kenaikan penumpang yang signifikan, dengan kenaikan tertinggi di sektor pelabuhan sebesar 15,51%.
Keberhasilan ini juga tidak lepas dari berbagai stimulus pemerintah, seperti diskon tarif tol dan transportasi publik, program mudik gratis, serta kebijakan WFA/WFH yang efektif memecah konsentrasi kepadatan arus. Ketegasan penerapan pembatasan angkutan barang sumbu tiga ke atas juga memberikan pengaruh signifikan.
Arahan untuk Masa Depan dan Pelayanan Humanis
Kapolri menekankan pentingnya evaluasi mendalam untuk meningkatkan pelayanan pada Operasi Ketupat tahun depan. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menginstruksikan jajaran untuk menjaga momentum positif dengan mengedepankan pelayanan yang menyentuh hati masyarakat.
"Mari kita semua menjaga marwah Polri melalui tugas-tugas di bidang lalu lintas, serta menjabarkan program-program Polantas Menyapa dan Melayani," tegas Irjen Agus. Ia menitikberatkan pada pendekatan dialogis dan super humanis untuk menciptakan kesadaran berlalu lintas dan Kamseltibcarlantas.
Komisi III DPR berharap capaian tahun ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada penyelenggaraan mudik Lebaran di masa depan, dengan terus menyempurnakan pola-pola pengamanan agar mudik semakin aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh masyarakat.



