KOMPAS.com - Dollar Singapura kembali menunjukkan ketangguhannya sebagai salah satu mata uang paling kuat di kawasan Asia Tenggara. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mata uang Negeri Singa ini tetap stabil dan bahkan menguat terhadap beberapa mata uang lainnya.
Berdasarkan data terkini pada Selasa, 19 Mei 2026 pagi, nilai tukar 1 dollar Singapura tercatat sebesar Rp 13.842,36. Angka ini menunjukkan posisi yang solid terhadap rupiah Indonesia.
Perbandingan dengan Mata Uang Asia Lainnya
Tidak hanya unggul terhadap rupiah, dollar Singapura juga menunjukkan dominasi terhadap sejumlah mata uang Asia lainnya. Satu dollar Singapura setara dengan 3,11 ringgit Malaysia, 25,47 baht Thailand, dan 48,23 peso Filipina. Perbandingan ini menegaskan kekuatan ekonomi Singapura di kawasan.
Sementara itu, terhadap mata uang negara maju Asia, dollar Singapura juga mencatatkan nilai yang cukup tinggi. Satu dollar Singapura dapat ditukar dengan 124,22 yen Jepang dan 1.174,58 won Korea Selatan.
Faktor Ketahanan Dollar Singapura
Beberapa faktor mendukung ketahanan dollar Singapura, antara lain fundamental ekonomi yang kuat, kebijakan moneter yang prudent dari Monetary Authority of Singapore (MAS), serta posisi Singapura sebagai pusat keuangan global. Stabilitas politik dan sistem perbankan yang solid juga menjadi daya tarik bagi investor internasional.
Dengan kondisi ini, dollar Singapura diperkirakan akan tetap menjadi salah satu mata uang pilihan di Asia Tenggara, meskipun terdapat tekanan dari ekonomi global.



