Komandan KKB Philip Kobak Ditangkap di Yahukimo, Amunisi dan Senjata Disita
Komandan KKB Philip Kobak Ditangkap di Yahukimo

Komandan KKB Philip Kobak Ditangkap di Yahukimo, Amunisi dan Senjata Disita

Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil menangkap anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) bernama Philip Kobak, yang juga dikenal sebagai Nenak Kobak, di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Penangkapan ini dilakukan setelah aparat mendeteksi keberadaannya dan melakukan pengejaran intensif.

Peran dan Dugaan Keterlibatan dalam Kekerasan

Menurut Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo, Philip Kobak memiliki peran penting sebagai Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo. Dia diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan yang terjadi di wilayah tersebut, termasuk insiden pembacokan warga dan pembakaran sekolah menengah atas.

Penangkapan terjadi di area Gereja GIDI Kali Brasa, Dekai, Yahukimo, pada Sabtu, 7 Maret 2026, sekitar pukul 16.44 WIT. Saat mengetahui kehadiran aparat, tersangka sempat meninggalkan kendaraannya dan mencoba melarikan diri ke arah hutan. Namun, setelah dilakukan penyisiran oleh tim di sekitar lokasi, tersangka akhirnya berhasil diamankan dengan aman.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Barang Bukti yang Disita

Dalam operasi penangkapan, aparat tidak hanya mengamankan Philip Kobak, tetapi juga menyita sejumlah barang dari tangannya. Barang-barang tersebut meliputi:

  • Uang tunai sekitar Rp 1.135.000
  • Satu handphone
  • Satu tas hitam
  • Satu noken hijau
  • Satu senter
  • Satu charger handphone

Selanjutnya, personel Satgas Operasi Damai Cartenz melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah pelaku di Jalan Gunung, Kampung Tomon 2, Dekai, pada Minggu, 8 Maret 2026. Penggeledahan juga dilakukan di beberapa rumah lain yang diduga menjadi tempat persinggahan kelompok kriminal bersenjata di wilayah Yahukimo.

Tim menemukan berbagai barang bukti penting, antara lain:

  1. 4 butir amunisi kaliber 5,56 mm
  2. 2 butir amunisi kaliber 9 mm
  3. Besi runcing
  4. Tas dan noken
  5. Dokumen pribadi milik tersangka
  6. Busur dan 31 anak panah
  7. 4 parang
  8. 3 kapak
  9. 1 sangkur
  10. 2 pisau dapur
  11. 1 proyektil kaliber 5,56 mm
  12. 45 selongsong amunisi kaliber 7,62 mm dan 5,56 mm

Penemuan ini menunjukkan persenjataan yang cukup lengkap dan mengindikasikan aktivitas kriminal yang terorganisir di daerah tersebut.

Implikasi dan Langkah Selanjutnya

Penangkapan Philip Kobak merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Satgas Operasi Damai Cartenz untuk menekan aktivitas KKB di Papua. Operasi ini diharapkan dapat mengurangi tingkat kekerasan dan meningkatkan keamanan bagi masyarakat setempat. Aparat terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan dan keterlibatan tersangka dalam aksi-aksi kriminal lainnya.

Dengan ditangkapnya komandan KKB ini, diharapkan ada dampak positif terhadap stabilitas keamanan di Yahukimo dan sekitarnya. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan bekerja sama dengan aparat dalam melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga