Polisi berhasil memediasi kasus mobil listrik BMW yang dirusak massa setelah menabrak pengendara motor di Jalan Meruya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan dan berakhir damai.
Kronologi Kejadian
Peristiwa terjadi pada Senin, 22 Juni 2026, pukul 08.15 WIB. Mobil BMW i5 berwarna hitam menabrak sepeda motor Honda Supra hingga pengendaranya mengalami luka-luka. Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menyatakan bahwa pengendara motor mengalami luka lecet pada tangan dan kaki dan telah berobat ke RSUD Kembangan.
Setelah menabrak, mobil tersebut dikejar oleh warga sebelum akhirnya diamuk massa. Video aksi tersebut viral di media sosial, memperlihatkan mobil dalam kondisi rusak di beberapa bagian. Beruntung, petugas berhasil mengamankan mobil dan pengemudi sebelum terjadi hal yang lebih parah.
Proses Mediasi
Polisi kemudian melakukan mediasi antara sopir BMW dan pihak korban yang merupakan pengemudi ojek online (ojol). Mediasi difasilitasi oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat. Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
"Permasalahan sudah selesai secara kekeluargaan," ujar AKP Joko Siswanto saat dihubungi, Selasa (23/6). Ia menambahkan bahwa keluarga korban diwakili oleh anaknya dalam proses mediasi. "Intinya kedua belah pihak baik BMW dan dari keluarga ojol diwakili anaknya sudah langsung kami bantu untuk mediasi dan sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan," jelasnya.
Restorative Justice
Polisi mengedepankan pendekatan restorative justice dalam penyelesaian kasus ini. AKP Joko menegaskan bahwa tujuan utama adalah terpenuhinya rasa keadilan bagi semua pihak. "Antara mereka sepakat diselesaikan secara kekeluargaan, ya sudah selesai. Kita mengedepankan restorative justice, artinya terpenuhinya rasa keadilan seseorang," imbuhnya.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Barat juga mengamankan pengemudi mobil untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut. Ps Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Reza Hafiz Gumilang, menyatakan bahwa mobil sempat dikejar massa namun berhasil diamankan petugas.



