Kapolres Metro Bekasi Kota Kunjungi Korban Kebakaran SPBE Cimuning di RS
Kapolres Bekasi Kunjungi Korban Kebakaran SPBE Cimuning

Kapolres Metro Bekasi Kota Tunjukkan Empati dengan Menjenguk Korban Kebakaran SPBE Cimuning

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, secara langsung menjenguk para korban kebakaran yang terjadi di SPBE Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi. Kunjungan ini dilakukan di RS Citra Arafiq, Bantar Gebang, pada Kamis, 2 April 2026, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan dari institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terhadap masyarakat yang terdampak musibah.

Kunjungan Penuh Simpati dan Bantuan Nyata

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres tidak datang sendirian. Ia didampingi oleh pejabat utama (PJU) Polres Metro Bekasi Kota untuk memberikan perhatian lebih kepada korban yang sedang menjalani perawatan. Bantuan moril dan material disalurkan, termasuk tali asih, sebagai wujud konkret empati Polri dalam meringankan beban korban dan keluarga yang mendampingi.

"Kehadiran kami di sini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril kepada para korban. Kami berharap para korban segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala," ujar Kombes Kusumo dalam pernyataannya. Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam penanganan dan pengamanan pascakebakaran, tetapi juga memberikan perhatian kemanusiaan yang mendalam.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Data Korban dan Kondisi Kesehatan

Berdasarkan data sementara yang dihimpun, total korban kebakaran SPBE Cimuning tercatat sebanyak 17 orang, dengan rincian 14 laki-laki, 2 perempuan, dan 1 anak. Dari jumlah tersebut, lima korban menjalani perawatan di RS Citra Arafiq. Kondisi mereka bervariasi:

  • F (30 tahun) mengalami luka bakar 18 persen.
  • S (17 tahun) menderita luka bakar 63 persen.
  • D (25 tahun) memiliki luka bakar 27 persen.
  • W dan A, meski tidak mengalami luka bakar, tetap menjalani observasi medis untuk memastikan kondisi kesehatan mereka stabil.

Kapolres berharap seluruh korban dapat segera pulih dan keluarga yang terdampak diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi situasi sulit ini.

Peran Polri sebagai Pelindung dan Pengayom Masyarakat

Dalam penutupannya, Kombes Kusumo menekankan bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti kebakaran ini. Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen Polri untuk selalu berada di sisi masyarakat, memberikan dukungan holistik baik dari segi keamanan maupun kemanusiaan.

Kunjungan Kapolres Metro Bekasi Kota ini menjadi contoh nyata bagaimana aparat kepolisian tidak hanya fokus pada aspek hukum, tetapi juga menjalankan fungsi sosial dan empatik dalam menangani bencana, memperkuat hubungan antara Polri dan warga di wilayah Bekasi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga