Jakarta - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Sandi Nugroho, bersama rombongan meresmikan bangunan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) hingga menyalurkan bantuan sosial. Kegiatan ini dilaksanakan di Mapolres Musi Rawas pada 29 April 2026.
Peresmian SPKT untuk Pelayanan Prima
Rangkaian kegiatan diawali dengan peresmian bangunan SPKT. Peresmian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik agar masyarakat dapat menerima layanan kepolisian secara lebih cepat, mudah, responsif, dan humanis. Irjen Sandi Nugroho menyampaikan bahwa peningkatan sarana pelayanan kepolisian harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"SPKT ini kita harapkan dapat menjadi wajah pelayanan Polri yang semakin baik. Masyarakat yang datang membutuhkan pelayanan harus dilayani dengan cepat, humanis, dan penuh rasa tanggung jawab," ujarnya.
Penyaluran Bantuan Sosial dan Program GENTING
Usai peresmian, Irjen Sandi bersama rombongan meninjau booth Bakti Sosial. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 2.000 paket bantuan sosial diberikan kepada masyarakat. Selanjutnya, ia meninjau booth GENTING, yaitu Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Program ini merupakan gerakan kepedulian untuk membantu anak-anak yang membutuhkan dukungan pemenuhan gizi, perhatian kesehatan, dan pendampingan secara berkelanjutan agar dapat tumbuh lebih sehat.
Melalui program GENTING, Polri bersama pihak terkait mengambil peran dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting, khususnya dengan mendorong kepedulian bersama terhadap anak-anak berisiko stunting. Program ini tidak hanya berupa pemberian bantuan, tetapi juga menjadi gerakan moral.
Program Sumur Bor dan Bedah Rumah
Rangkaian kegiatan juga dilanjutkan dengan peninjauan program Sumur Bor. Program ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih yang layak, terutama di wilayah yang membutuhkan dukungan sarana air bersih. Kehadiran sumur bor tersebut diharapkan dapat memberi manfaat langsung bagi warga, baik untuk kebutuhan rumah tangga, tempat ibadah, pendidikan, maupun aktivitas sosial masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Irjen Sandi meninjau program Bedah Rumah. Program ini diharapkan dapat membantu warga memperoleh tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Selain itu, turut diberikan bantuan peralatan sekolah kepada anak korban kebakaran rumah sebagai bentuk perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak terdampak musibah.
Bakti Kesehatan: Sunatan Massal dan Donor Darah
Kegiatan kemudian berlanjut ke booth Sunatan Massal. Program ini menjadi bagian dari bakti kesehatan Polri kepada masyarakat, khususnya anak-anak. Selain meninjau pelaksanaan sunatan massal, Irjen Sandi menyerahkan bantuan alat sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap semangat belajar anak-anak peserta kegiatan.
Kegiatan dilanjutkan dengan meninjau pelaksanaan kegiatan Bakti Kesehatan Donor 1.000 Kantong Darah. Setelah peninjauan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan dari PMI Provinsi Sumatera Selatan sebagai apresiasi atas dukungan Polda Sumsel dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.
Komitmen Polri Hadir di Tengah Masyarakat
Irjen Sandi menegaskan Bulan Bakti Sosial dan Kesehatan ini merupakan wujud pengabdian Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga membantu menjawab kebutuhan sosial dan kesehatan warga.
"Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat. Melalui kegiatan bakti sosial dan kesehatan ini, kita ingin menghadirkan manfaat nyata, memperkuat kepedulian, serta menjaga kedekatan Polri dengan masyarakat," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel berharap momentum menyambut Hari Bhayangkara Tahun 2026 dapat semakin mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, PMI, stakeholder terkait, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, sehat, peduli, dan sejahtera.



