Itwasum Polri Ungkap Terduga Pelaku Teror ke Petugas Damkar Depok Khairul Umam
Inspektorat Pengawasan Umum atau Itwasum Polri telah berhasil mengungkap sosok terduga pelaku teror yang menargetkan petugas Pemadam Kebakaran atau Damkar Depok, Khairul Umam. Kasus ini mencuat setelah Khairul menjadi korban teror dari orang tak dikenal atau OTK, yang diduga terkait dengan konten yang dibuatnya mengenai fungsi helm sebagai alat pelindung diri atau APD.
Latar Belakang Konten yang Memicu Ancaman
Khairul Umam mengunggah konten yang menekankan bahwa helm seharusnya digunakan sebagai alat pelindung diri, bukan untuk menganiaya orang lain. Konten ini dibuat sebagai respons terhadap kasus tragis yang melibatkan eks anggota Brimob Polda Maluku, Masias Siahaya, yang memukul seorang siswa menggunakan helm hingga menyebabkan kematian pada Kamis, 19 Februari 2026. Insiden tersebut telah menimbulkan gelombang keprihatinan publik tentang penyalahgunaan alat keselamatan.
Kronologi Ancaman yang Diterima Khairul
Setelah mengunggah konten tersebut, Khairul mulai menerima ancaman yang mengkhawatirkan. Pada Selasa malam, 24 Februari 2026, dia mendapat pesan pertama yang berisi ancaman, diikuti oleh pesan kedua pada Rabu pagi, 25 Februari 2026. Ancaman-ancaman ini diduga berasal dari orang tak dikenal yang tidak setuju dengan pesan yang disampaikan Khairul dalam kontennya.
Itwasum Polri kini tengah menyelidiki kasus ini secara mendalam untuk mengidentifikasi motif di balik teror tersebut dan memastikan keamanan Khairul serta petugas damkar lainnya. Investigasi ini juga bertujuan untuk mencegah tindakan serupa di masa depan dan menegakkan hukum terhadap pelaku yang bertanggung jawab.
Kasus ini menyoroti pentingnya kebebasan berekspresi dalam menyampaikan pesan keselamatan, sekaligus mengingatkan akan risiko yang mungkin dihadapi oleh mereka yang vokal di media sosial. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan setiap bentuk ancaman atau intimidasi kepada pihak berwajib.
