Demo Guru Madrasah di Depan DPR, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Demo Guru Madrasah di DPR, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin

Demo Guru Madrasah di Depan Gedung DPR, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Polda Metro Jaya telah mengumumkan akan adanya aksi demonstrasi di kawasan gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada hari ini, Rabu, 11 Februari 2026. Aksi yang digelar oleh Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia ini diperkirakan akan dimulai pukul 09.00 WIB. Untuk mengantisipasi dampak kemacetan yang mungkin terjadi, pihak kepolisian telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi.

Imbauan Resmi dari TMC Polda Metro Jaya

Melalui akun X resminya, Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan kepada masyarakat. "Sehubungan dengan aksi penyampaian pendapat oleh PGM Indonesia di depan gedung DPR/MPR RI pada Rabu, 11 Februari 2026 pukul 09.00 WIB, kami mengimbau pengguna jalan untuk menghindari kawasan Jalan Gatot Subroto dan kawasan gedung DPR/MPR RI," demikian pernyataan resmi yang disampaikan.

Imbauan ini dikeluarkan sebagai langkah pencegahan untuk meminimalisir gangguan lalu lintas dan memastikan keamanan selama berlangsungnya aksi demonstrasi. Polisi menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi arahan ini demi kelancaran arus kendaraan di sekitarnya.

Rencana Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan

Untuk mengelola arus kendaraan, polisi telah merancang rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional, tergantung pada kondisi aktual di lapangan. Salah satu skema yang disiapkan adalah pengalihan arus lalu lintas melalui Jalan Bendungan Hilir bagi pengendara yang akan menuju ke arah barat.

Namun, penting untuk dicatat bahwa penutupan jalan atau pengalihan ini bersifat dinamis dan dapat berubah sesuai perkembangan situasi. Oleh karena itu, pengendara sangat disarankan untuk:

  • Mencari dan menggunakan rute alternatif yang tersedia.
  • Selalu mematuhi arahan petugas kepolisian yang bertugas di lokasi.
  • Memantau informasi lalu lintas terkini dari sumber resmi.

"Penutupan jalan bersifat situasional, sehingga harap mencari rute alternatif dan mematuhi arahan petugas di lapangan," tegas TMC Polda Metro Jaya dalam pernyataannya. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa dampak dari aksi demonstrasi terhadap lalu lintas dapat dikelola dengan baik, sambil tetap menghormati hak menyampaikan pendapat.

Dengan persiapan ini, diharapkan aktivitas di kawasan DPR/MPR RI dan sekitarnya dapat berjalan dengan tertib, meskipun terdapat potensi gangguan dari aksi massa. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan kooperatif selama pelaksanaan demonstrasi berlangsung.