Polisi Bubarkan Balap Liar di Jalan Raya Bogor, 3 Motor Disita
Balap Liar di Bogor Dibubarkan, 3 Motor Disita Polisi

Polisi Bubarkan Balap Liar di Jalan Raya Bogor, Tiga Motor Disita

Satuan Samapta Polres Bogor berhasil membubarkan aksi balap liar yang terjadi di wilayah Jalan Raya Jakarta-Bogor, tepatnya di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Insiden ini terjadi pada Sabtu, 14 Maret 2026, ketika petugas sedang melakukan patroli rutin untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Operasi Pembubaran dan Penyitaan Kendaraan

Kasat Samapta Polres Bogor, AKP Yogi Nugraha, menjelaskan bahwa satu pleton Dalmas dari satuan tersebut bertindak cepat untuk membubarkan balapan liar yang berlangsung di sekitar bekas lokasi LIPI. Polisi kemudian menyita tiga unit sepeda motor yang ditemukan di tempat kejadian. Kendaraan-kendaraan ini dalam kondisi tidak memenuhi standar, terutama karena dilengkapi dengan knalpot brong yang berisik dan melanggar peraturan.

"Anggota kami mengamankan tiga sepeda motor dengan knalpot brong yang berada di lokasi tersebut," ujar Yogi. Sayangnya, para pelaku balap liar berhasil melarikan diri begitu melihat kedatangan petugas patroli, sehingga tidak ada yang ditangkap dalam operasi ini.

Syarat Pengambilan Kembali Motor yang Disita

AKP Yogi Nugraha menegaskan bahwa pemilik sepeda motor yang disita dapat mengambil kembali kendaraannya dengan memenuhi persyaratan tertentu. "Selain harus menunjukkan BPKB dan STNK yang sah, knalpot brong harus diganti dengan knalpot standar yang sesuai peraturan," jelasnya. Langkah ini bertujuan untuk mendidik pelanggar agar patuh pada aturan lalu lintas dan mengurangi gangguan suara di lingkungan.

Patroli Malam Hingga Sahur untuk Pencegahan

Operasi patroli ini merupakan bagian dari upaya pencegahan yang dilakukan Polres Bogor secara rutin, terutama pada malam hari hingga menjelang waktu sahur. Yogi menyebutkan bahwa patroli intensif dilakukan untuk mencegah berbagai gangguan keamanan dan ketertiban, termasuk aksi balap liar yang kerap mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya.

Insiden ini mengingatkan pada kasus serupa sebelumnya, seperti gangster yang mengganggu pengguna jalan di Bogor. Dengan tindakan tegas ini, polisi berharap dapat menekan angka pelanggaran lalu lintas dan menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya.