Jakarta - Sebanyak sembilan penyidik dari Kejaksaan Agung (Kejagung) mendatangi Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, pada Rabu (3/6/2026) sore. Rombongan penyidik tersebut dikawal oleh personel TNI.
Kedatangan Penyidik Kejagung
Pantauan detikcom di lokasi menunjukkan bahwa empat penyidik pertama tiba sekitar pukul 15.31 WIB. Mereka mengenakan baju berwarna merah dan langsung memasuki area kantor BGN dengan pengawalan beberapa anggota TNI.
Ketika ditanya awak media mengenai hasil penggeledahan, salah satu penyidik hanya memberikan jawaban singkat. "Bentar dulu ya, bentar dulu," ujarnya.
Pada pukul 15.50 WIB, lima penyidik lainnya dari Kejagung menyusul mendatangi kantor tersebut. Hingga sore hari, petugas keamanan tetap berjaga di sekitar gedung dan memantau aktivitas keluar masuk pegawai.
Penggeledahan Sejak Dini Hari
Kejagung diketahui telah melakukan penggeledahan di kantor BGN sejak dini hari sebelumnya. Langkah ini merupakan bagian dari proses hukum yang tengah berjalan.
Pencopotan Dadan Hindayana
Sebelum penggeledahan ini, Presiden Prabowo mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa (2/6). Keputusan tersebut diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.
Sebagai pengganti, Prabowo menunjuk Naniek S. Deyang sebagai kepala BGN yang baru. Ia akan didampingi oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai wakil kepala.
Komisi III DPR menyambut langkah Kejagung ini sebagai bukti keseriusan Presiden dalam menegakkan hukum. Istana pun menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.



