Bareskrim Polri memeriksa seorang perempuan berinisial CD (29) yang merupakan asisten pribadi dari YouTuber berinisial RA, pada Jumat (22/5) lalu. Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Zulkarnain Harahap menyebut CD diperiksa terkait pembelian dan pemakaian gas nitrous oxide (N2O) merek Whip Pink.
Pengakuan Asisten Soal Pembelian Whip Pink
Dari hasil pemeriksaan, CD mengaku telah membeli Whip Pink sejak akhir tahun 2025 dengan total pembelian mencapai 20 tabung. "Yang bersangkutan telah membeli Whip Pink sebanyak 20 tabung pada akhir tahun 2025 dan awal 2026," ujar Kombes Zulkarnain kepada wartawan, dikutip Minggu (31/5).
Kepada penyidik, CD juga mengaku mengonsumsi gas tawa itu bersama teman-teman dan para pegawainya. Whip Pink yang dibeli berukuran 640 gram dan 950 gram. "Dipakai bersama teman-teman dan pegawainya," jelasnya.
Cara Mendapatkan Whip Pink
CD mendapatkan Whip Pink dengan cara mencari di Google dengan kata kunci 'Whip Cream'. Setelah itu, ia diarahkan ke WhatsApp Admin PT Suplaindo Sukses Sejahtera (PT SSS). "Setelah itu, mengisi format pesanan, mentransfer via mobile banking pribadi, dan barang diantar oleh kurir dalam waktu sekitar satu jam," tuturnya.
Berdasarkan pengakuannya, CD menggunakan Whip Pink dengan cara memasukkan nozzle atau perangkat mekanis yang dirancang untuk mengontrol arah cairan atau gas ke dalam mulut. "CD setelah menghirup Whip Pink, menunduk dan sambil menutup mata," pungkasnya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa sosok CD tersebut adalah Chintya Dewi, yang merupakan asisten dari Reza Arap Oktovian. Sebelumnya, polisi juga mengusut asal usul tabung Whip Pink yang ditemukan di apartemen Lula Lahfah.



