Lima Pelaku Begal Petugas Damkar Berhasil Diamankan di Hotel Jakarta Utara
Kepolisian Daerah Metro Jaya berhasil menangkap lima pelaku begal yang menyasar seorang petugas pemadam kebakaran (damkar) di wilayah Gambir, Jakarta Pusat. Penangkapan dilakukan di sebuah hotel kawasan Pluit, Jakarta Utara, pada Senin (13/4/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Operasi Penangkapan Dipimpin Langsung oleh Kanit Resmob dan Kanit Ranmor
"Tim yang dipimpin Kanit Resmob AKP Rasid dan Kanit Ranmor Iptu Hutagaol berhasil mengamankan para pelaku di lokasi tersebut," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangan resminya pada Selasa (14/4/2026). Kelima tersangka yang diamankan berinisial F (30), RS (19), TA (20), R (21), dan RA (24).
Berdasarkan penyelidikan sementara, masing-masing pelaku memiliki peran berbeda dalam aksi kejahatan tersebut. "Mulai dari menabrak dan memukul korban, mengambil barang milik korban, hingga memantau situasi di sekitar lokasi kejadian," ungkap Kombes Budi.
Empat Pelaku Lainnya Masih Menjadi Target Pengejaran Polisi
Meski lima pelaku telah diamankan, polisi masih melakukan pengejaran terhadap empat orang lainnya yang telah ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). "Kami masih memburu empat orang lainnya yang diduga kuat ikut terlibat dalam pemukulan dan membawa kabur sepeda motor korban. Identitasnya sudah kami kantongi," tegas Kombes Budi.
Kombes Budi menekankan komitmen Polda Metro Jaya dalam memberantas kejahatan jalanan. "Kasus kejahatan jalanan yang disertai kekerasan memang menjadi perhatian utama kami. Kami berkomitmen penuh untuk memberantas segala bentuk aksi kriminalitas guna menjamin rasa aman warga di Ibu Kota," tuturnya.
Kronologi Pembegalan Petugas Damkar yang Menghebohkan
Korban begal adalah Bimo Margo Hutomo (30), seorang petugas damkar yang menjadi sasaran kejahatan di Jalan KH Hasyim Ashari, Gambir, Jakarta Pusat, pada Kamis (2/4/2026). Dalam kejadian tersebut, sepeda motor dan handphone korban berhasil dirampas oleh pelaku.
Korban Mengalami Luka Serius Akibat Dikeroyok Gerombolan Begal
Plt Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir, Iptu Heri Moko, mengungkapkan kondisi korban. "Mengalami luka di kepala, lecet di muka dan pergelangan tangan," katanya pada Selasa (7/4/2026). Korban telah menjalani visum di RS Tarakan dan kemungkinan memerlukan perawatan lebih lanjut akibat luka yang diderita.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengusut kasus ini secara menyeluruh. "Dari keterangan pihak RS ada kemungkinan dirawat karena luka yang diderita. Selanjutnya korban segera diberikan pengobatan dan perawatan oleh pihak RS," tambah Iptu Heri.
Aksi Kekerasan yang Terekam dan Viral di Media Sosial
Kejadian pembegalan ini sempat viral di media sosial setelah video yang merekam aksi kekerasan beredar luas. Dalam rekaman tersebut, terlihat korban dipepet oleh beberapa pelaku hingga dipukuli secara brutal.
"Pelaku menendang korban hingga terjatuh dan korban ditendang serta dipukul dengan batu di TKP. Kemudian sepeda motor dan HP korban dibawa kabur oleh pelaku," jelas Iptu Heri mengenai kronologi detail kejadian. Korban yang saat itu baru pulang dari rumah temannya menjadi sasaran empuk gerombolan begal yang bertindak dengan penuh kekerasan.
Kasus ini menyoroti kembali masalah keamanan jalanan di Ibu Kota dan menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Penangkapan lima pelaku merupakan langkah awal dalam mengungkap jaringan kejahatan yang terlibat, sementara pengejaran terhadap empat pelaku lainnya terus dilakukan untuk memastikan semua pihak yang bertanggung jawab menghadapi proses hukum.



