Polisi berhasil menangkap empat terduga pelaku kasus pencurian dan pembunuhan terhadap seorang lansia bernama Dimaris Isni Sitio (60) di Riau. Keempat pelaku diamankan di dua lokasi berbeda, menunjukkan upaya mereka melarikan diri cukup jauh.
Penangkapan di Dua Wilayah
Tim gabungan Resmob Jatanras Polda Riau dan Sat Reskrim Polresta Pekanbaru bergerak cepat setelah peristiwa tragis tersebut. Kapolresta Pekanbaru Kombes Muharman Arta mengungkapkan bahwa dua pelaku berhasil ditangkap di Aceh Tengah, sementara dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatera Utara. “Dua pelaku ditangkap di Aceh Tengah dan dua lainnya diamankan di Kota Binjai, Sumatera Utara,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Minggu (3/5).
Namun, detail lebih lanjut mengenai kasus ini akan dijelaskan secara rinci pada Senin (4/5) besok. “Besok siang akan ada jumpa pers terkait detail pengungkapan kasusnya,” tambah Kombes Muharman Arta.
Kronologi Pembunuhan
Peristiwa nahas ini terjadi pada Rabu (29/4) di rumah korban yang berlokasi di Jalan Kurnia 2 Nomor 20, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Kanit Reskrim Polsek Rumbai Iptu Dodi Vivino menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh suaminya, Salmon Meha (67), dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB, suami korban mengajak korban keluar rumah untuk mengurus pajak kendaraan. Namun, ajakan tersebut ditolak sehingga korban tetap tinggal di rumah sendirian. Ketika suami kembali pada pukul 11.00 WIB, ia mendapati pintu rumah dalam keadaan terbuka. “Saat masuk, ia melihat kondisi kamar sudah berantakan, yang menimbulkan kecurigaan adanya tindak kejahatan,” kata Dodi pada Kamis (30/4).
Suami korban segera mencari istrinya di dalam rumah. Setelah memeriksa kamar mandi dan tidak menemukan, ia menuju dapur dan mendapati korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan posisi telungkup di lantai. Di lokasi kejadian juga ditemukan bercak darah di sekitar kamar mandi. Korban mengalami luka di bagian wajah dan mengeluarkan darah. “Suami korban kemudian menghubungi keluarga dan pihak kepolisian,” ujar Dodi.
Upaya Pelarian Pelaku
Keempat pelaku diduga berusaha melarikan diri ke luar provinsi setelah melakukan aksi keji tersebut. Dua di antaranya kabur hingga ke Aceh Tengah, sementara dua lainnya menuju Binjai di Sumatera Utara. Berkat kerja sama tim gabungan, mereka berhasil ditangkap dalam waktu singkat.
Polisi masih melakukan pendalaman dan pengembangan kasus ini. Jumpa pers yang dijadwalkan besok diharapkan dapat memberikan gambaran lebih lengkap mengenai motif dan detail peristiwa. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat hal mencurigakan di lingkungan sekitar.



