Yakuza Maneges Segel Tiga Ponpes di Malang Terkait Dugaan Pelecehan
Yakuza Maneges Segel Tiga Ponpes di Malang Terkait Pelecehan

Yakuza Maneges Segel Tiga Ponpes di Malang Terkait Dugaan Pelecehan

Organisasi massa di Jawa Timur, Yakuza Maneges, mengambil tindakan tegas dengan menyegel tiga lokasi pondok pesantren di Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang. Langkah ini terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum pimpinan ponpes. Yakuza Maneges mengaku telah menerima laporan dari para korban dan berkoordinasi dengan warga setempat yang sudah lama resah dengan keberadaan ponpes tersebut.

Latar Belakang Penyegelan

Menurut informasi yang dihimpun, warga setempat sempat hampir membakar pondok pesantren tersebut sekitar sepuluh tahun lalu akibat isu serupa yang berulang tanpa penyelesaian hukum. Sekretaris Jenderal Yakuza Maneges, Rizky Bagus, menjelaskan bahwa penyegelan dilakukan untuk memberikan rasa keadilan kepada korban dan mencegah potensi konflik sosial yang lebih luas. Keputusan ini didasari oleh laporan resmi dan kesaksian para korban.

“Karena ketegasan dan dukungan dari warga dan keterangan korban, kami melangkah ke kepolisian dan untuk sementara kami segel dulu supaya nanti ada pembenahan dari pondok ini,” ujar Rizky kepada wartawan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Lokasi dan Dampak Penyegelan

Penyegelan dilakukan terhadap tiga lokasi pondok pesantren yang berada di desa yang sama. Menurut Rizky, seluruh lokasi tersebut diduga merupakan bagian dari jaringan pondok pesantren yang sama, meskipun berada di tempat berbeda. Akibat penyegelan ini, seluruh kegiatan belajar mengajar untuk sementara dihentikan dan para santri telah dipulangkan.

Yakuza Maneges berharap langkah ini dapat mendorong proses hukum yang transparan dan memberikan efek jera bagi pelaku pelecehan seksual di lingkungan pendidikan agama.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga