Temani Mayat Suami Sepekan, Wanita Diduga ODGJ Anggap Korban Lagi Sakit
Temani Mayat Suami Sepekan, Wanita Diduga ODGJ Anggap Korban Sakit

Wanita Diduga ODGJ Temani Mayat Suami Selama Sepekan di Serang

Kota Serang, Banten, digegerkan dengan penemuan jasad pria berinisial I (68) yang telah membusuk di dalam kamar rumahnya di perumahan TBL. Korban tinggal bersama istrinya, S, yang diduga mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ). Penemuan ini bermula ketika S meminta tolong kepada warga karena mengira suaminya sakit.

Warga setempat, Milda Nurlita, menuturkan bahwa S datang meminta bantuan karena menganggap suaminya sedang sakit. Namun, saat warga memeriksa, kondisi korban sudah sangat mengenaskan. "Minta tolong ke warga suaminya sakit. Pas dilihat kondisinya sudah ada belatung, kondisinya sudah membiru," ujar Milda pada Kamis (18/6/2026).

Diduga, pria lanjut usia tersebut telah meninggal dunia sejak satu pekan lalu. Selama itu, S terus merawat suaminya dan menganggapnya hanya sakit karena tidak mau makan. "Si I ini bandel disuruh makan sama minum obat nggak mau, ngancing (tutup mulut) ajah. Udah enam hari ngancing (mingkem) ajah, udah nggak makan-minum," kata Milda menirukan ucapan S.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tiga hari sebelum penemuan, Milda sempat bertemu S sepulang berbelanja. Saat ditanya kondisi suaminya, S menjawab bahwa suaminya sedang tidur. "Bapak gimana? 'ada, lagi tidur' katanya begitu bilangnya lagi tidur. Kita percaya karena kita nggak boleh masuk ke rumah," imbuhnya.

Warga sebenarnya sudah mencium bau tidak sedap, namun mengira itu adalah bangkai tikus. "Kita pikir bukan di rumah korban, warga pikir ini bangkai tikus," kata Milda.

Pasangan suami istri ini pindah dari Bekasi ke perumahan tersebut pada tahun 2021. Sejak awal tinggal, S sudah menunjukkan gejala gangguan jiwa, seperti kadang mengamuk dan berbicara sendiri. "Sudah gangguan mental, kadang ngamuk, kadang ngomong sendiri," ungkap Milda.

Mereka tinggal berdua di rumah tersebut. Anak kedua mereka meninggal pada tahun 2023, sementara anak pertama tinggal di Depok. "Anak kedua meninggal, yang pertama di Depok. Kemarin pas sudah beres autopsi baru datang anaknya pas mau disolatkan," ucapnya.

Peristiwa ini terungkap setelah warga curiga dengan bau menyengat yang berasal dari rumah korban. Pada Rabu (17/6/2026) pagi, warga mengecek dan menemukan mayat pria bersama istrinya yang diduga ODGJ. "Diketahui, ada korban I dan istrinya yang mengalami gangguan kejiwaan, berinisial S. Diketahui setelah membuka pintu dan mencium aroma tak sedap," kata Kanit Bhabinkamtibmas Polsek Serang Kota, Iptu Irwan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga