Tampang Suparman, Perampok Sadis Pembunuh Bocah di Sragen
Tampang Suparman Pembunuh Sadis Bocah di Sragen

Polres Sragen berhasil menangkap Suparman alias Blendus (53), seorang perampok yang tega membunuh Bilqis Rajiansyah Lestari (11) di Desa Dawung, Jenar, Sragen, Jawa Tengah. Pelaku yang dikenal sebagai buruh tani ini kini menjadi tersangka utama dalam kasus pembunuhan sadis yang menggemparkan warga setempat.

Penangkapan Suparman

Suparman ditangkap di rumahnya yang terletak di Desa Bumiaji, Gondang, Sragen, pada Selasa malam, 9 Juni 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Setelah ditangkap, ia langsung digiring ke Mapolres Sragen. Dalam foto yang beredar, Suparman tampak duduk di kursi roda dengan kedua betisnya dibalut perban, terlihat lesu saat dibawa petugas.

Motif dan Barang Bukti

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indiyasari mengungkapkan bahwa motif pelaku menghabisi nyawa korban adalah untuk menguasai harta benda milik korban. Barang bukti berupa satu sepeda motor Honda Vario dan sebuah ponsel milik korban sempat dijual pelaku kepada pihak lain. "Barang bukti motor dan HP sudah kami temukan semua. Termasuk orang yang membeli motor tersebut juga sudah kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Dewiana.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Residivis dengan Pola Kejahatan Sama

Dewiana menambahkan bahwa Suparman ternyata adalah seorang residivis yang telah dua kali masuk penjara atas kasus serupa. Modus operandinya selalu sama, yaitu pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. "Pelaku atas nama Suparman alias Blendus, pekerjaan sehari-hari sebagai buruh tani atau operator thresher. Saat ini statusnya masih pelaku tunggal," jelasnya.

Kronologi Pembunuhan Bilqis

Sebelumnya, Bilqis (11) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di dalam rumahnya di Desa Dawung, Jenar, Sragen, pada Jumat, 5 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Menurut Kepala Desa Dawung, Aris Sudaryanto, mayat siswi SD itu ditemukan oleh ibunya, Dewi Sri Lestari (34), yang baru pulang kerja. "Kondisi jenazah banyak bekas bacokan, di bagian tangan dan muka. Bahkan mukanya sudah tidak berbentuk. Di lantai juga banyak bekas telapak kaki, kondisinya (darah) sudah kering. Karena itu langsung saya suruh warga keluar semua dan melarang ada yang memfoto," kata Aris saat ditemui di lokasi kejadian.

Selain membunuh korban, pelaku juga diduga menggondol sepeda motor Honda Vario warna biru milik orang tua korban. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polres Sragen.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga