Jakarta - Seorang sopir angkutan kota (angkot) berinisial S (52) menjadi korban pembakaran yang dilakukan oleh rekannya sendiri berinisial P (38) di Jalan Kiai Haji Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Insiden tragis ini terjadi pada Sabtu (25/4) sekitar pukul 09.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Sementara itu, pelaku masih dalam pengejaran kepolisian.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat korban yang seharusnya mendapat giliran ngetem (menunggu penumpang) di sebuah lokasi, tiba-tiba disela oleh pelaku. Hal ini membuat korban menegur pelaku. Pelaku kemudian melanjutkan laju mobilnya, namun tidak lama kemudian ia kembali menghampiri korban. Tanpa diduga, pelaku langsung menyiramkan bensin ke arah korban. Akibatnya, korban dan angkot yang dikemudikannya terbakar bersamaan. Korban menderita luka bakar pada sejumlah bagian tubuhnya.
Kondisi Korban
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengungkapkan bahwa korban menderita luka bakar hingga 40 persen. Area yang terkena luka bakar meliputi kuping, lengan kiri, pinggang, dan paha kiri. Saat ini korban sedang menjalani transfusi darah karena kadar hemoglobin (HB) rendah. Rencananya, tim dokter bedah akan melakukan operasi pengangkatan luka bakar pada Senin (27/4).
Penanganan Medis
Korban dijadwalkan menjalani operasi pengangkatan luka bakar oleh tim dokter bedah. Sebelum operasi, korban menjalani transfusi darah untuk menstabilkan kondisinya. Pihak rumah sakit terus memantau perkembangan korban yang masih dalam perawatan intensif.
Penyelidikan Polisi
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini. Hingga saat ini, empat orang saksi telah diperiksa untuk mengungkap motif di balik aksi nekat pelaku. Pelaku berinisial P masih dalam pengejaran petugas. Kapolsek Dhimas Prasetyo menegaskan bahwa polisi akan terus berupaya menangkap pelaku dan membawanya ke pengadilan.
Peristiwa pembakaran ini menjadi perhatian warga Jakarta Pusat, khususnya di kawasan Tanah Abang. Kasus ini masih terus berkembang dan polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku untuk segera melapor.



