Sejoli Diguyur Air Warga Usai Kepergok Tidur Berpelukan di Musala Pantai Logending
Sejoli Diguyur Air Warga Usai Tidur Berpelukan di Musala

Sejoli Diguyur Air Warga Usai Kepergok Tidur Berpelukan di Musala Pantai Logending

Insiden memalukan terjadi di sebuah musala di Pantai Logending, Kebumen, Jawa Tengah. Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan sepasang remaja laki-laki dan perempuan tertidur sambil berpelukan di dalam tempat ibadah tersebut.

Video berdurasi satu menit lima detik itu, yang diunggah oleh akun Instagram @reset.feeds, dengan jelas merekam momen ketika kedua remaja tersebut terlihat sedang tidur nyenyak sambil saling mendekap. Tak lama berselang, seorang warga yang tidak terima dengan tindakan mereka mendatangi musala dan menyiramkan seember air ke tubuh kedua remaja itu.

Keterkejutan dan Bangun Tiba-tiba

Siraman air tersebut membuat keduanya kaget dan langsung terbangun dari tidurnya. Kejadian ini dilaporkan terjadi pada Rabu siang, 1 April 2026, di musala yang terletak di objek wisata Pantai Logending, Desa Ayah, Kecamatan Ayah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kapolsek Ayah, AKP Diyono, mengonfirmasi kebenaran insiden tersebut. "Iya betul, itu di musala Pantai Logending. Kejadiannya kemarin," ujarnya seperti dikutip dari detikJateng, Kamis (2/4/2026).

Tiga Remaja Terlibat dalam Insiden

Menurut keterangan polisi, ternyata ada tiga remaja yang berada di dalam musala saat kejadian. Mereka adalah DS (18 tahun) dan LA (21 tahun) yang kedapatan sedang berpelukan, serta AA (21 tahun) yang tidur di samping mereka.

Setelah digerebek oleh warga yang geram, ketiga remaja tersebut kemudian diserahkan kepada petugas Polairud Pantai Logending. Selanjutnya, mereka dibawa ke Polsek Ayah untuk dimintai keterangan dan klarifikasi lebih lanjut mengenai tindakan mereka.

Penyelesaian Melibatkan Orang Tua

Orang tua dari ketiga remaja itu juga turut dipanggil ke kantor polisi. Masalah ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan oleh pihak berwenang setempat, dengan harapan para remaja tersebut dapat belajar dari kesalahan dan tidak mengulangi perbuatan serupa di masa depan.

Insiden ini menjadi peringatan keras tentang pentingnya menjaga kesucian tempat ibadah dan menghormati norma-norma sosial yang berlaku di masyarakat. Viralnya video tersebut juga menunjukkan betapa cepatnya informasi menyebar di era digital, serta bagaimana reaksi masyarakat terhadap perilaku yang dianggap tidak pantas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga