Pria Diserang Orang Tak Dikenal di Parkiran Gereja GKI Metanoia Yahukimo
Insiden kekerasan kembali terjadi di Kabupaten Yahukimo, Papua Tengah. Seorang pria berinisial SGF (44) menjadi korban penganiayaan oleh orang tidak dikenal (OTK) di area parkir Gereja GKI Metanoia. Kejadian ini berlangsung pada Senin (23/3) sekitar pukul 20.30 WIT, tepatnya di Distrik Dekai.
Korban Dalam Kondisi Sadar dan Masih Dirawat
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Faizal Ramdhani, mengonfirmasi bahwa korban saat ini dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai. "Kasus penganiayaan ini sedang kami dalami. Korban, seorang pria berinisial SGF, mengalami serangan saat hendak pulang usai melakukan persiapan kegiatan ibadah," jelas Faizal Ramdhani seperti dilansir detikSulsel, Rabu (25/3/2026).
Berdasarkan keterangan saksi mata, korban diserang secara tiba-tiba oleh pelaku yang belum teridentifikasi di area parkir gereja. Lokasi kejadian yang seharusnya menjadi tempat aman untuk beribadah justru berubah menjadi lokasi kekerasan yang mengancam keselamatan warga.
Penanganan Cepat dan Terukur dari Ops Damai Cartenz-2026
Wakasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menegaskan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara cepat dan terukur sejak awal kejadian. Tim gabungan telah melakukan sejumlah langkah penting untuk mengungkap kasus ini:
- Evakuasi korban dan pemberian penanganan medis segera
- Pengamanan TKP (Tempat Kejadian Perkara) secara menyeluruh
- Pengumpulan keterangan dari saksi-saksi yang ada
- Penyisiran intensif di sekitar lokasi kejadian
"Korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis dalam kondisi sadar. Personel kami juga telah mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Saat ini situasi terpantau terkendali," tegas AKBP Andria.
Prioritas Perlindungan Hak Korban dan Penegakan Hukum
Dalam penanganan kasus ini, pihak kepolisian menekankan pentingnya perlindungan terhadap hak dan privasi korban. AKBP Andria menegaskan bahwa proses penegakan hukum akan berjalan secara profesional dan transparan.
"Kami memastikan bahwa perlindungan terhadap hak dan privasi korban menjadi prioritas utama. Proses penegakan hukum juga akan kami lakukan secara profesional sesuai dengan prosedur yang berlaku," tambahnya.
Insiden di Yahukimo ini mengingatkan kembali akan pentingnya keamanan di tempat-tempat ibadah dan area publik lainnya. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan setiap kegiatan mencurigakan kepada pihak berwajib. Operasi Damai Cartenz-2026 terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh masyarakat Papua Tengah.



