Jakarta - Sejumlah relawan menggelar aksi solidaritas untuk massa mahasiswa yang menggelar demonstrasi di Bundaran HI, Jakarta Pusat. Mereka membawa makanan, minuman, hingga obat-obatan untuk mendukung massa aksi.
Posko Solidaritas di Halte Tosari
Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (12/6/2026), posko solidaritas terlihat berada di dekat Halte Tosari, Jalan Sudirman, Jakpus. Tampak spanduk bertuliskan 'Donasi Warga Threads untuk Warga Indonesia' yang dipasang di dekat posko para relawan. Terlihat ada kardus berisi minuman, makanan ringan, oxycan, hingga obat-obatan. Relawan di posko itu menggunakan rompi warna krem.
Salah satu relawan di lokasi, Zaskia Mecca, mengatakan mereka datang untuk mendukung aksi yang digagas mahasiswa. Dia menyebut tuntutan mahasiswa sejalan dengan keluhan banyak warga.
"Sampe kemarin adik-adik mahasiswa bilang di medsos mau turun, langsung kayak aku bisa bermanfaat apa untuk gerakan ini karena lima poin yang disuarakan mahasiswa sejalan dengan apa yang aku harapkan," ujar Zaskia.
Zaskia menyebut ada tiga ambulans dan peralatan medis yang disiapkan di posko itu. Relawan telah melakukan persiapan logistik sejak pagi. "Banyak orang yang ngirim camilan, minuman bahkan kita nggak tahu siapa yang ngirim," ujarnya.
Pengamanan Demo
Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar demo di Bundaran HI hari ini. Sebanyak 4.151 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi. "4.151 personel gabungan disiapkan dalam pengamanan aksi tersebut. Rinciannya, 3.651 personel Polri, serta 500 personel TNI," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.
Budi mengatakan polisi menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
Mahasiswa UI Berangkat ke HI
Mahasiswa UI juga telah berangkat ke Bundaran HI. Mereka berangkat dari Lapangan FISIP UI, Depok, sekitar pukul 10.20 WIB. Massa mengenakan pakaian hitam dengan luaran almamater kampus. Tampak mereka membawa banyak spanduk bertulisan 'Menuju Indonesia Bangkrut' juga 'Sweet 18 Rupiahku'. Mereka berorasi sebelum berangkat.
Massa kemudian berangkat dengan angkot dan bus menuju Bundaran HI. Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan mengatakan massa terdiri dari BEM PNJ, BEM Pancasila, BEM NF, IPB, UIN dan lainnya. "Lapangan kerja makin menyempit, harga sudah naik semua, dan juga pajak masih diterapkan kepada rakyat menengah ke bawah, termasuk rakyat kecil," ucapnya.



