Kode '8647' di National Mall Gegerkan Washington DC
Otoritas Amerika Serikat tengah menyelidiki kemunculan kode angka '8647' yang terpampang di atas rumput National Mall, tak jauh dari Gedung Putih, Washington DC. Kode tersebut ditafsirkan oleh sebagian kalangan sebagai seruan untuk membunuh Presiden AS Donald Trump.
Foto-foto dari lokasi, seperti dilansir Reuters dan Anadolu Agency pada Jumat (12/6/2026), memperlihatkan angka '86' dan '47' berukuran raksasa yang terukir di rumput dekat Monumen Perang Dunia II di kompleks National Mall. Angka-angka itu mulai memudar, namun masih terlihat jelas dari udara. Seorang fotografer Reuters yang berada di atas Monumen Washington mengabadikan angka delapan, enam, dan tujuh yang masih tampak, sementara angka empat sudah tidak begitu jelas.
Penyelidikan Dilakukan
Kepolisian Taman AS menyatakan bahwa petugas telah merespons laporan vandalisme di halaman barat Monumen Washington. Personel Garda Nasional AS juga dikerahkan ke lokasi. Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti bagaimana angka-angka tersebut muncul dan siapa pelaku di balik aksi vandalisme ini.
Departemen Dalam Negeri AS mengambil alih penyelidikan dengan mengerahkan personel untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh. Dalam pernyataan resmi, departemen tersebut mengonfirmasi, 'Angka 86 47 ditandai di rumput. Penyebab perubahan warna belum ditentukan. Sampel rumput telah dikumpulkan untuk pengujian. Investigasi sedang berlangsung.'
Interpretasi Kode
Beberapa pihak menafsirkan angka '86' sebagai kode yang merujuk pada kekerasan. Dalam istilah slang yang berasal dari restoran, '86' berarti menyingkirkan, membatalkan, atau membuang. Sementara itu, angka '47' diyakini merujuk pada Trump yang merupakan presiden ke-47 AS. Ketika digabungkan, '8647' diartikan sebagai 'bunuh Presiden Trump'.
Gedung Putih menanggapi serius kemunculan kode ini. Juru bicara Gedung Putih, Davis Ingle, menegaskan kepada CBS News, 'Siapa pun yang terlibat dalam atau mendukung kekerasan politik atau budaya pembunuhan harus dikutuk sekeras-kerasnya.'
Bukan Pertama Kali
Kode '8647' bukanlah hal baru. Angka ini pernah menjadi pusat kasus kriminal yang melibatkan mantan Direktur FBI James Comey. Comey didakwa oleh jaksa federal AS karena mengunggah foto kerang di pantai yang disusun membentuk angka '8647' pada tahun 2025. Ia kemudian menghapus unggahan tersebut dan mengaku tidak menyadari bahwa hal itu dapat diartikan sebagai seruan kekerasan.
Sejak saat itu, angka '8647' diadopsi oleh lawan-lawan politik Trump sebagai simbol protes terhadap pemerintahannya. Kini, kemunculannya kembali di National Mall memicu kekhawatiran akan potensi ancaman terhadap keselamatan presiden.



