Polisi terus memburu Taufik Hidayat (30), pelaku penganiayaan dan penyekapan terhadap pacarnya berinisial YTR (29) selama tiga tahun di Bandung. Kini, polisi melibatkan Meta Platforms dalam menelusuri jejak digital pelaku.
Kerja Sama dengan Meta untuk Lacak Keberadaan Pelaku
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan mengungkapkan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, untuk melacak riwayat aktivitas Taufik di media sosial. "Kita bekerja sama juga dengan pihak luar negeri, ya itu di bidang siber, Meta, yang mengelola atau menguasai data di media sosial itu kita melakukan kerja sama," kata Rudi dilansir detikJabar, Selasa (23/6/2026).
Informasi dari Meta diharapkan dapat membantu polisi menemukan posisi Taufik saat ini. "Untuk bisa mendeteksi juga dari media sosial sehingga bisa menunjukkan keberadaan yang bersangkutan," ungkapnya.
Pengerahan Multi-Direktorat dan Koordinasi dengan Bareskrim
Saat ini, beberapa direktorat di Polda Jabar seperti Ditresnarkoba, Ditreskrimum, Ditressiber, dan Ditreskrimsus telah dikerahkan untuk mencari keberadaan pelaku. Polda Jabar juga telah berkoordinasi dengan Bareskrim Polri. "Ini tim sudah dibentuk semuanya, tim yang bergerak dalam dugaan narkoba kami buat tim untuk mendeteksi, menelusuri potensi untuk keterlibatan pelaku di narkoba. Siber, kami juga untuk mendalami di bidang siber, kriminal umum, kriminal khusus dan pekerjaan segala macamnya," ucap Rudi.
Korban Alami Luka Berat, Atalia Jenguk Korban
Sebelumnya, istri Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya, menjenguk korban YTR di rumah sakit. Atalia mengungkapkan bahwa wajah korban mengalami kerusakan berat akibat penganiayaan yang dilakukan Taufik selama bertahun-tahun. Polisi masih terus mendalami kasus ini dan mengimbau masyarakat untuk memberikan informasi jika mengetahui keberadaan Taufik.



