Seorang pilot warga negara Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, tewas ditembak oleh anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/6). Insiden tersebut dikonfirmasi oleh Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, pada Jumat (3/7).
Kronologi Penembakan dan Pembakaran Pesawat
Nicholas F. Goselin yang merupakan pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY diduga menjadi sasaran penembakan oleh anggota OPM saat berada di bandara. Setelah menembak korban, OPM juga membakar pesawat yang dibawa oleh Nicholas. TNI melalui Koops TNI Habema segera bergerak untuk mengevakuasi jenazah dan mengamankan lokasi.
Operasi Khusus TNI untuk Evakuasi
TNI menggelar Operasi Khusus Perebutan Cepat untuk menguasai dan mengamankan lapangan terbang sebagai titik masuk bantuan, sekaligus melaksanakan Search and Rescue (SAR) Taktis untuk mengevakuasi korban dan menjamin keselamatan masyarakat di sekitar lokasi. Operasi ini melibatkan 10 personel Koops TNI Habema dengan dukungan dua helikopter Caracal. Medan pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi menuntut operasi dilaksanakan secara cepat, terukur, dan terkoordinasi.
Pernyataan Resmi TNI
Wakil Panglima Koops TNI Habema, Brigjen Riyanto, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya pilot PT AMA Air sekaligus menegaskan komitmen Koops TNI Habema dalam menjaga keamanan wilayah. "Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum. Prioritas kami adalah menyelamatkan korban, mengamankan lokasi, melindungi masyarakat, serta mendukung proses penegakan hukum terhadap para pelaku," kata Riyanto dalam keterangan tertulis.



