Kebakaran melanda sebuah rumah, toko kelontong, dan warung makan di kawasan permukiman padat Pulogadung, Jakarta Timur, pada Minggu (12/7) dini hari. Peristiwa nahas itu menewaskan tiga orang dan satu orang lainnya luka-luka.
Kronologi Kebakaran
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Kota Administrasi Jakarta Timur melaporkan bahwa api pertama kali terlihat sekitar pukul 03.00 WIB. Petugas pemadam kebakaran menerima laporan dan unit pertama tiba di lokasi pada pukul 03.04 WIB. Sebanyak 14 unit armada pemadam kebakaran dengan kekuatan 60 personel dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.
Petugas berupaya memadamkan api sekaligus melokalisasi titik kebakaran agar tidak merembet ke rumah-rumah lain di permukiman padat tersebut. Setelah hampir dua jam berjibaku, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 05.00 WIB.
Korban Jiwa dan Luka
Peristiwa ini mengakibatkan tiga orang warga meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka. Ketiga korban tewas ditemukan di dalam satu rumah yang terbakar saat petugas melakukan proses evakuasi. Kapolsek Pulogadung Kompol Gomos Simamora mengatakan, "Korban meninggal dunia ditemukan dalam satu rumah." Namun, ia belum dapat membeberkan identitas ketiga korban tersebut.
Penyebab Kebakaran
Hingga saat ini, kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. "Masih dalam proses lidik untuk penyebab pasti kebakaran," ujar Kompol Gomos Simamora kepada wartawan di Jakarta, Minggu (12/7). Meski demikian, berdasarkan dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik pada salah satu stop kontak di rumah warga.
Penanganan dan Data Kerugian
Proses pendataan kerugian serta identitas para korban masih dilakukan oleh petugas terkait. Petugas pemadam kebakaran terus bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk mengungkap tuntas penyebab kebakaran dan memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal.



