Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Haerul Saleh dalam peristiwa kebakaran rumah di kawasan Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Misbakhun mengenang Haerul Saleh sebagai sosok yang rendah hati dan memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas dan tanggung jawabnya.
Kenangan Mendalam Misbakhun terhadap Haerul Saleh
Misbakhun mengungkapkan bahwa ia telah mengenal Haerul Saleh sejak tahun 2014, ketika almarhum terpilih sebagai anggota DPR dari Fraksi Gerindra dan bertugas di Komisi XI DPR. "Dalam banyak tugas, rapat, dan perjalanan dinas, saya sering bertemu dan berdiskusi dengan beliau. Beliau adalah orang yang baik dan selalu memberikan pandangan yang memperkuat," ujar Misbakhun kepada wartawan pada Jumat (8/5/2026).
Menurut Misbakhun, Haerul Saleh juga menunjukkan kontribusi positif setelah melanjutkan pengabdian sebagai Anggota BPK RI hingga menjabat sebagai Anggota IV BPK. Ia berperan dalam meningkatkan kinerja BPK, terutama dalam memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara di bidang pangan, sumber daya alam, dan infrastruktur.
Kontribusi Haerul Saleh di BPK
"Karena BPK RI merupakan mitra kerja Komisi XI, kami mendengar bahwa beliau memberikan banyak hal positif dan berupaya meningkatkan kinerja Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia. Kontribusinya luar biasa dan mendapat banyak pujian dari kolega dan mitra kerja," ungkap Misbakhun.
Misbakhun menambahkan, "Dalam kejadian ini, saya sebagai Ketua Komisi XI DPR RI mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga Pak Haerul Saleh dan BPK RI. Ini adalah takdir yang tidak pernah kita rencanakan."
Riwayat Jabatan Haerul Saleh
Berdasarkan laman resmi BPK, Haerul Saleh menjabat sebagai anggota DPR sejak 2014. Ia pernah duduk di Komisi XI, Badan Legislasi (Baleg), dan Badan Musyawarah (Bamus) DPR. Ia mewakili daerah pemilihan Sulawesi Tenggara. Kemudian, ia terpilih sebagai Anggota IV BPK sejak 19 April 2022. Tugasnya meliputi pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, khususnya di bidang pangan, sumber daya alam, dan infrastruktur, serta memimpin Auditorat Utama Keuangan Negara IV (AKN IV) untuk memastikan akuntabilitas instansi pemerintah dan BUMN terkait.
Kronologi Kebakaran
Kebakaran dilaporkan oleh warga pada Jumat (8/5) pukul 07.53 WIB. Ketua RT setempat segera meminta bantuan pemadam kebakaran (damkar) untuk menangani kebakaran. Kebakaran diduga berasal dari cairan kimiawi yang mudah terbakar. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang mengakibatkan meninggalnya Haerul Saleh.



