Kebakaran Hanguskan Dua Warung dan Rumah di Duren Sawit, Kerugian Rp 200 Juta
Kebakaran di Duren Sawit, Kerugian Capai Rp 200 Juta

Kebakaran hebat melanda dua warung kelontong dan satu rumah warga di Jalan Laut Benda, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu dini hari (24/6/2026). Peristiwa ini menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 200 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kronologi Kejadian

Kobaran api pertama kali diketahui oleh warga sekitar pukul 03.44 WIB. Badriah, pemilik salah satu warung yang ikut terbakar, menuturkan bahwa ia terbangun karena mendengar teriakan kebakaran. "Saya lagi tidur, dengar teriakan kebakaran, terus saya langsung bangun, bangunin suami juga, karena saya dengar bunyi gitu," ujarnya kepada Antara di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain. Warga setempat panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri serta berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. "Terus, kita langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran," jelas Badriah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penyebab Diduga Korsleting Listrik

Berdasarkan keterangan sementara dari korban, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada salah satu warung kelontong yang berada di sebelah bangunan. Api dengan cepat menjalar karena di dalam warung terdapat banyak material mudah terbakar, termasuk bensin eceran yang dijual di salah satu warung.

Kasie Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Abdul Wahid, membenarkan dugaan tersebut. "Penyebabnya diduga karena korsleting listrik," tuturnya. Ia juga menambahkan bahwa sekitar delapan kepala keluarga dengan total 18 jiwa berhasil selamat dari insiden ini.

Upaya Pemadaman dan Kerugian

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur langsung mengerahkan 14 unit mobil pemadam kebakaran dan sekitar 70 personel ke lokasi. Pemadaman dimulai pukul 03.44 WIB dan berhasil dipadamkan sekira pukul 05.32 WIB. Petugas juga melakukan lokalisir api agar tidak merambat ke bangunan lain.

"Kerugian diperkirakan sekira Rp 200 juta," ujar Abdul Wahid. Ia memastikan tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini. "Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini," pungkasnya.

Dampak dan Tindakan Lanjutan

Kebakaran ini menghanguskan dua warung kelontong dan satu rumah tinggal. Warga yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian kini membutuhkan bantuan. Pemerintah setempat diharapkan segera memberikan pendampingan dan bantuan bagi para korban. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga