Jasad Wanita Tinggal Tulang Ditemukan di Depok, Korban Kerap Ribut dengan Suami Siri
Sebuah kasus tragis terjadi di Depok, Jawa Barat, di mana jasad seorang wanita berinisial DH (56) ditemukan dalam kondisi tinggal tulang. Penemuan ini terjadi di kawasan Meruyung, Limo, Depok, dan telah mengejutkan warga setempat. Menurut keterangan saksi, korban diketahui kerap terlibat keributan dengan suami siri yang tinggal bersamanya.
Riwayat Keributan dalam Rumah Tangga
Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan Ketua RT setempat berinisial SS, korban memiliki riwayat keributan rumah tangga dengan suami sirinya. "Korban sehari-hari tinggal bersama dengan suami sirinya, namun keberadaan suami siri korban saat ini tidak diketahui," ujar Chairul Saleh. Hal ini menambah misteri dalam kasus ini, karena suami siri korban masih dalam pencarian oleh pihak kepolisian.
Kronologi Penemuan Jasad
Jasad korban ditemukan oleh anak korban dan pacarnya, yang berinisial L dan R. Keduanya datang ke rumah korban pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB untuk membersihkan area dalam rumah. Sebelumnya, pada Februari 2026, mereka telah datang ke rumah korban setelah mendapat informasi bahwa korban sedang berada di Sukabumi, namun saat itu rumah dalam keadaan kosong dan berantakan.
Saat membersihkan kamar, saksi R menemukan tumpukan pakaian di lantai. "Saat saksi R menyingkap karpet di tumpukan pakaian tersebut, tiba-tiba melihat sepasang kaki manusia dalam kondisi sudah terlihat tulangnya saja dan kulit mengering," jelas Chairul Saleh. Penemuan ini langsung dilaporkan ke ketua RT dan Polsek Cinere untuk ditindaklanjuti.
Kondisi Rumah dan Investigasi Berlanjut
Rumah korban ditemukan dalam keadaan berantakan, dengan pintu pagar terkunci gembok dari luar. Saksi L dan R sempat membuka paksa gembok tersebut pada kunjungan sebelumnya, namun tidak mencurigai apa pun karena tidak mencium bau aneh. Saat ini, kasus ini masih dalam penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab kematian dan keberadaan suami siri korban.
Insiden ini menyoroti pentingnya perhatian terhadap kasus kekerasan dalam rumah tangga dan keamanan lingkungan. Masyarakat diharapkan lebih waspada dan melaporkan hal mencurigakan kepada pihak berwajib.



