Kronologi Penganiayaan Bocah di Batam
Seorang bocah perempuan berinisial A (9) di Batam, Kepulauan Riau, diduga menjadi korban penganiayaan oleh ibu tirinya. Kasus ini terungkap setelah ayah korban membagikan foto anaknya ke grup komunitas driver di Batam dan mengatakan anaknya sakit akibat jatuh di dekat kamar mandi. Namun, salah satu rekannya mencurigai ada kejanggalan dari luka yang dialami korban.
Saat pertama kali didatangi, baik ayah maupun ibu sambung korban tidak mengakui adanya kekerasan. Namun ketika korban diajak keluar, bocah tersebut mengaku telah dipukul oleh ibunya. Komunitas driver yang merupakan rekanan sang ayah kemudian melaporkan dugaan penganiayaan itu ke polisi.
Polisi Amankan Ayah dan Ibu Tiri
Kapolsek Sugulung Iptu Husnul Afkar mengatakan laporan diterima pada Senin (22/6/2026) subuh. “Saat ini ayah kandung dan ibu sambung korban sudah diamankan untuk diperiksa lebih lanjut,” ujarnya. Berdasarkan pengamatan awal, kondisi korban sesuai dengan video yang beredar, yakni mengalami lebam pada bagian mata. Namun polisi masih mendalami penyebab pasti luka yang dialami korban.
“Pengamatan luar sama seperti video, mata korban sampai lebam. Dugaan sementara terkait penganiayaan masih kami dalami dan belum bisa kami pastikan,” kata Husnul.
Pengakuan Ibu Tiri dan Ayah Korban
Dari keterangan awal yang diperoleh penyidik, ibu sambung korban mengaku pernah memukul korban karena dinilai tidak mendengarkan perkataannya. Sementara itu, ayah korban mengaku tidak mengetahui dugaan kekerasan yang dialami anaknya karena saat kejadian sedang bekerja sebagai pengemudi ojek online.



