10 Mahasiswi USU Lapor Pelecehan Seksual, Kampus Segera Bertindak
10 Mahasiswi USU Lapor Pelecehan Seksual, Kampus Turun Tangan

Sebanyak 10 mahasiswi Universitas Sumatera Utara (USU) melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) berinisial CHS. Pelecehan terjadi secara verbal dan melalui media sosial.

Kampus Respon Cepat

Pihak rektorat USU langsung merespons kasus ini setelah viral di media sosial. Para korban telah menyampaikan pengaduan resmi ke pihak kampus. Manajer Humas dan Promosi USU, Irsan Mulyadi, menyatakan bahwa FEB USU segera berkoordinasi dengan BEM FEB USU untuk mendampingi proses pengaduan.

"Setelah menerima informasi awal, FEB USU langsung berkoordinasi dengan BEM FEB USU sebagai pihak yang turut mendampingi proses pengaduan. Selanjutnya, pada Kamis, 9 Juli 2026, para korban telah hadir ke fakultas untuk menyampaikan pengaduan secara langsung dengan didampingi oleh BEM USU, BEM FEB USU, dan perwakilan Himpunan Mahasiswa Akuntansi," kata Irsan melalui keterangan tertulis.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Satgas PPKS Terima 10 Laporan

Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) USU telah menerima 10 laporan dari para korban. Rata-rata dari mereka mengalami pelecehan seksual melalui pesan singkat di media sosial. Irsan menegaskan bahwa per Jumat (10/7) sore, sudah 10 orang yang melapor secara resmi ke Satgas PPKS USU. "Ada yang dilecehkan dalam bentuk verbal, ada juga dalam bentuk chatting di media sosial," ujarnya.

Terlapor Mangkir dari Panggilan

Satgas PPKS USU telah melayangkan surat pemanggilan kepada CHS untuk dimintai keterangan. Namun, terduga pelaku mangkir dari panggilan tersebut tanpa memberikan penjelasan. Surat pemanggilan dikirim langsung ke rumah CHS dan dipastikan sudah diterima oleh orang tuanya.

Mengenai kemungkinan sanksi tegas berupa dikeluarkan atau drop out (DO) terhadap CHS, Irsan menyebut pihaknya masih mendalami kasus ini secara objektif. Pihak kampus baru akan mengambil keputusan final setelah terduga pelaku memberikan keterangan resminya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga