Tragis, 1 Jukir Tewas Ditikam Usai Cekcok Pesta Miras di Malang
1 Jukir Tewas Ditikam Usai Cekcok Pesta Miras di Malang

Tragis, 1 Jukir Tewas Ditikam Usai Cekcok Pesta Miras di Malang

Insiden memilukan terjadi di Kota Malang, Jawa Timur, pada dini hari Jumat (20/3/2026). Seorang juru parkir atau jukir tewas setelah menjadi korban penusukan dalam perkelahian yang melibatkan tiga orang sesama rekan kerjanya. Peristiwa berdarah ini dipicu oleh cekcok mulut usai mereka mengonsumsi minuman keras bersama.

Kronologi Kejadian yang Berakhir Maut

Menurut keterangan Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Shobirin, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 WIB di Kecamatan Kedungkandang. Ketiga pria tersebut merupakan juru parkir di sebuah kafe yang berlokasi di Jalan Ijen, Kota Malang.

"Benar, kami menerima laporan adanya cekcok tiga orang, mereka semua jukir di salah satu kafe di Jalan Ijen. Korban mengalami beberapa luka tusukan dan sempat dievakuasi ke RSSA, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis," jelas Lukman seperti dilansir dari detikJatim.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Korban Diserang dengan Pisau Berkali-kali

Setelah cekcok mulut memanas, salah satu pelaku yang diduga bernama Muhammad Aminudin, secara brutal menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam berupa pisau. Korban ditusuk berkali-kali hingga akhirnya tersungkur tak berdaya di lokasi kejadian.

Namun, aksi kekerasan tidak berhenti di situ. Pelaku bahkan berusaha merangsek masuk ke dalam kafe untuk mengintimidasi saksi mata yang menyaksikan kejadian tersebut. Pelaku memaksa saksi untuk menghapus rekaman CCTV dan melarangnya melaporkan insiden ini kepada pihak kepolisian.

Saksi yang ketakutan pun berdalih bahwa admin atau penanggung jawab sistem CCTV sedang tidak berada di tempat, sehingga tidak dapat mengakses rekaman tersebut. Melihat situasi yang mulai tidak terkendali, kedua pelaku kemudian langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor mereka.

Pengejaran Terhadap Pelaku Masih Berlangsung

Hingga berita ini diturunkan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Malang Kota masih melakukan penyelidikan intensif dan pengejaran terhadap kedua pelaku yang melarikan diri. Identitas pelaku saat ini masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.

Polisi juga tengah mengumpulkan bukti-bukti pendukung, termasuk rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian, untuk melacak jejak pelaku dan mengungkap motif sebenarnya di balik perkelahian tragis ini. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan membantu proses penyelidikan jika memiliki informasi relevan.

Dampak dan Imbauan dari Pihak Berwajib

Insiden ini menyoroti kembali bahaya konsumsi minuman keras yang dapat memicu perilaku agresif dan kekerasan. Ipda Lukman Shobirin menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan pengawasan terhadap lokasi-lokasi rawan, termasuk tempat hiburan malam dan kafe, untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Keluarga korban saat ini sedang menjalani proses duka, sementara pihak kafe tempat ketiganya bekerja belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden memilukan ini. Kasus ini juga mengingatkan pentingnya penyelesaian konflik dengan cara damai dan menghindari penggunaan senjata tajam dalam situasi apa pun.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga