Pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA) dengan registrasi PK-RCY yang diduga dibakar kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, berada di ketinggian 2.292 meter di atas permukaan laut (mdpl). Kondisi geografis yang ekstrem ini membuat proses evakuasi dan investigasi di lapangan mengalami hambatan signifikan.
Kendala Medan dan Cuaca
Kasatgas Humas Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa proses penanganan di lapangan menghadapi kendala kondisi geografis yang sulit. "Belum adanya akses jalur darat sehingga hanya dapat dijangkau menggunakan penerbangan perintis," kata Yusuf dalam keterangannya, Jumat (3/7/2026).
Lapangan Terbang (Lapter) Balinggama, yang menjadi lokasi pendaratan pesawat, berada di daerah pegunungan. Tim juga harus mempertimbangkan kondisi cuaca yang tidak menentu untuk mencapai lokasi kejadian. "Bandara yang berada pada ketinggian sekitar 2.292 meter di atas permukaan laut menjadi hambatan petugas untuk tiba di lokasi dengan mempertimbangkan kondisi cuaca," tuturnya.
Rekaman Video dari Udara
Insiden pembakaran pesawat ini terungkap dari rekaman video udara yang direkam oleh pilot maskapai lain yang sedang melintas di atas lokasi kejadian. Yusuf menyatakan bahwa tim akan diberangkatkan ke lokasi pada hari ini untuk melakukan investigasi lebih lanjut.
"Sejak menerima informasi dan video yang beredar, kami langsung melakukan investigasi awal serta berkoordinasi dengan pihak maskapai. Namun hingga saat ini kami belum dapat memastikan informasi mengenai korban karena tim masih menunggu pengecekan langsung di lokasi," ujarnya.
Data Manifes dan Identitas Pilot
Berdasarkan hasil koordinasi sementara, pesawat PK-RCY melayani rute penerbangan Wamena-Balingga-Wamena menggunakan pesawat jenis Pilatus. Sesuai data manifes dari pihak maskapai, pilot pesawat bernama Nicholas F Goselin, warga negara Amerika Serikat, dan pesawat membawa tujuh orang penumpang.
"Hasil konfirmasi sementara membenarkan bahwa insiden kebakaran pesawat memang terjadi. Namun hingga saat ini, informasi mengenai kondisi pilot maupun para penumpang masih menunggu hasil pengecekan langsung di lokasi," jelas Yusuf.
Proses evakuasi dan investigasi terus diupayakan meskipun terkendala medan dan cuaca. Tim Satgas Operasi Damai Cartenz berkoordinasi dengan pihak maskapai dan otoritas terkait untuk memastikan penanganan yang cepat dan tepat.



