Korban Kekerasan Taufik Hidayat Buka Suara, Minta Hukuman Berat
Korban Kekerasan Taufik Hidayat Buka Suara, Minta Hukuman Berat

Setelah tiga tahun menjadi korban dugaan penyekapan dan penganiayaan oleh pasangannya, Taufik Hidayat (30), perempuan berinisial YTR (29) kini akhirnya buka suara. Dalam sebuah rekaman video yang disebarkan oleh keluarganya, YTR menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak, terutama Polda Jawa Barat yang berhasil menangkap pelaku.

"Alhamdullilah senang sekali, terima kasih Pak Kapolda sudah bantu saya, saya senang lagi, saya lebih tenang karena sudah ditangkap," ujar YTR saat ditanya harapannya oleh bibinya, Erni Heryadi (39). YTR juga menegaskan keinginannya agar Taufik Hidayat mendapatkan hukuman yang setimpal. "Saya ingin dia dihukum seberat mungkin, biar dia rasakan apa yang saya rasain," tegasnya.

Kondisi Korban yang Memprihatinkan

Dalam video tersebut, YTR terlihat terbaring lemas dengan selimut putih, ditemani oleh ayahandanya. Ayah korban juga menyuarakan harapan yang sama. "Hukum seberat-beratnya, karena kita negara hukum, seumur hidup, karena YTR cacat seumur hidup," ucapnya dengan nada tegas.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

YTR saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jawa Barat. Meskipun kondisinya berangsur membaik, ia masih mengalami gangguan penglihatan akibat penganiayaan yang dialaminya. Menurut Erni, "Kondisi menurut dokter, sebelah kanan rusak, matanya memang minus, kacamata tebal, dibuka kacamata saja matanya kurang jelas, mata kiri pupilnya mengecil."

Erni juga menceritakan bahwa YTR adalah tulang punggung keluarga yang dikenal sebagai sosok pekerja keras. Meskipun dalam kondisi sakit, YTR tetap berusaha mandiri. "Saya suapi dia, tangannya (seperti) mau makan sendiri," ujar Erni.

Kronologi Kasus

YTR dilaporkan hilang oleh keluarganya sekitar tiga tahun lalu. Belakangan, pihak keluarga menemukan korban di RSHS Bandung dalam kondisi mengenaskan. Selama ini, ia diduga disekap dan dianiaya oleh Taufik Hidayat, yang awalnya dikenal sebagai pasangannya. Pada beberapa bulan terakhir, YTR disekap di sebuah kos di Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Setelah kasus ini terungkap, Taufik sempat melarikan diri, namun akhirnya berhasil ditangkap oleh polisi di Majalaya, Kabupaten Bandung. Ia telah ditetapkan sebagai tersangka dan kini ditahan di Polda Jabar.

Harapan Keluarga

Keluarga korban berharap agar Taufik Hidayat mendapatkan hukuman maksimal. Erni Heryadi, bibi korban, menegaskan bahwa perbuatan Taufik telah menyebabkan YTR mengalami cacat seumur hidup. "Kita negara hukum, seumur hidup, karena YTR cacat seumur hidup," ucap ayah YTR.

Kasus ini juga memicu wacana hukuman kebiri bagi Taufik Hidayat. Sejumlah pihak mendorong agar pelaku dihukum seberat-beratnya untuk memberikan efek jera.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga