Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Jaksa Agung Terima Pengunduran Diri
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Diterima Jaksa Agung

Kejaksaan Agung (Kejagung) mengumumkan bahwa Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri tersebut diterima langsung oleh Jaksa Agung pada Sabtu, 11 Juli 2026, dini hari.

Alasan Pengunduran Demi Integritas dan Netralitas

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum. Hal ini terkait dengan adanya proses hukum yang sedang dilakukan oleh penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Pada hari ini, Sabtu, 11 Juli 2026, Bapak Jaksa Agung telah menerima pengunduran diri Bapak Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus. Keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum, seiring adanya proses hukum yang sedang dilakukan oleh penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia," ujar Anang dalam keterangan resmi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kejagung Pastikan Tugas Jampidsus Tetap Normal

Anang menegaskan bahwa pengunduran diri Febrie tidak akan mengganggu pelaksanaan tugas maupun penanganan perkara di lingkungan Jampidsus. Seluruh fungsi dan mekanisme tetap berjalan seperti biasa.

"Kejaksaan Agung menghormati keputusan tersebut dan memastikan seluruh tugas, fungsi, serta penanganan perkara di lingkungan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus tetap berjalan dengan normal dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku," jelasnya.

Kejagung juga mengimbau semua pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi mengenai perkara tersebut. "Dan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah," tutup Anang.

Latar Belakang: Rumah dan Bisnis Jadi Sorotan

Sebelum pengunduran diri, Febrie Adriansyah sempat menjadi sorotan terkait penggeledahan rumahnya di Sentul oleh kepolisian. Ia juga membantah isu yang menyebut dirinya mengundurkan diri dalam konferensi pers pada Jumat, 10 Juli 2026. Saat itu, ia menegaskan masih fokus menangani perkara korupsi dan membantah memiliki keterkaitan dengan bisnis Kafe de'CLAN Signature di Cipete yang digeledah aparat. Mengenai rumah di Sentul, Febrie menyatakan itu adalah milik pribadinya sejak lama dan akan dijelaskan melalui mekanisme hukum.

KPK juga menduga rumah Jampidsus di Sentul atas nama orang lain, namun hal itu belum dikonfirmasi lebih lanjut. Pengunduran diri Febrie dinilai sebagai langkah untuk menjaga netralitas institusi di tengah proses hukum yang berjalan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga