Bos Blueray Cargo Divonis 2 Tahun Penjara Kasus Suap Bea Cukai Rp61 M
Bos Blueray Divonis 2 Tahun Suap Bea Cukai

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis 2 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider 100 hari kurungan kepada John Field, Pimpinan Blueray Cargo (Grup). Vonis ini dibacakan oleh ketua majelis hakim Brelly Yuniar Dien Wardi pada Jumat (10/7/2026).

Vonis untuk Tiga Terdakwa

Selain John Field, dua terdakwa lain juga dijatuhi hukuman. Dedy Kurniawan Sukolo, Manager Operasional Custom Clearance Pelabuhan pada Blueray Cargo, dan Andri, Ketua Tim Dokumen Importasi pada perusahaan yang sama, masing-masing divonis 1,5 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 80 hari kurungan. Ketiga terdakwa menyatakan menerima putusan, sementara jaksa KPK masih pikir-pikir selama 7 hari.

Vonis Lebih Rendah dari Tuntutan

Putusan hakim ini lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa KPK yang menginginkan John Field dihukum 3 tahun penjara dan denda Rp300 juta subsider 100 hari kurungan. Sementara Dedy dan Andri dituntut 2 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp200 juta subsider 80 hari kurungan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Suap Rp61 Miliar dan Fasilitas Mewah

Jaksa penuntut umum KPK mengungkapkan bahwa John Field bersama dua anak buahnya menyuap sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan total uang Rp61 miliar. Selain itu, mereka juga memberikan fasilitas hiburan dan barang mewah senilai Rp1,8 miliar. Penerima suap antara lain Direktur Penindakan dan Penyidikan Rizal, Kasubdit Intelijen Sisprian Subiaksono, dan Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Orlando Hamonangan. Rizal menerima Rp14 miliar, Sisprian Rp7 miliar, dan Orlando sekitar Rp4,05 miliar.

Fasilitas Hiburan dan Barang Mewah

Rincian fasilitas yang diberikan meliputi hiburan senilai Rp1,45 miliar, jam tangan Tag Heuer Rp65 juta untuk Orlando, dan satu unit mobil Mazda CX-5 senilai Rp330 juta untuk Enov Puji Wijanarko, Kepala Seksi Penindakan Impor I. Enov belum diproses hukum, demikian pula pihak lain yang turut menikmati suap.

Tujuan Suap: Percepatan Barang Impor

Menurut jaksa, suap diberikan agar para pejabat Bea dan Cukai mengupayakan barang impor milik Blueray Cargo lebih cepat keluar dari proses pengawasan kepabeanan. Klaster pejabat Ditjen Bea dan Cukai akan dituntut dalam berkas terpisah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga