Jakarta - Sebanyak tiga orang mengalami luka-luka akibat kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat. Peristiwa kebakaran terjadi pada Senin malam, 1 Juni 2026, dan menghanguskan sekitar 250 bangunan semi permanen.
Korban Luka dan Penanganan Medis
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E. P. Hutagalung, menyatakan bahwa tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Dua korban, Puput dan Dika, saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Hermina Kemayoran. Sementara satu korban lainnya, Suparno, dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dampak Kebakaran
Data sementara mencatat bahwa sebanyak 250 bangunan semi permanen hangus terbakar, dan sekitar 300 kepala keluarga atau kurang lebih 500 jiwa terdampak langsung oleh kebakaran ini. Kebakaran terjadi di kawasan permukiman padat penduduk di Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran.
Upaya Pemadaman
Sebanyak 35 unit mobil pemadam kebakaran dan 175 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Proses pemadaman dimulai pada pukul 21.05 WIB dan berlangsung selama sekitar tujuh jam, hingga api berhasil dipadamkan pada pukul 04.15 WIB dini hari.
Selama proses pemadaman, warga terlihat sibuk mengevakuasi barang-barang berharga mereka ke area Lapangan Jusuf Hamka untuk menyelamatkannya dari amukan api.
Penanganan Pengungsi
Pihak kepolisian bersama unsur terkait telah mendirikan tenda pengungsian di kawasan Kebon Kosong bagi warga yang terdampak. Reynold menyatakan, "Kita juga memasang tenda pengungsian di lokasi Kebon Kosong untuk warga terdampak agar bisa mendapatkan tempat penampungan sementara."
Selain itu, koordinasi dengan Satuan Brimob Polda Metro Jaya dilakukan untuk menyediakan dapur lapangan guna memenuhi kebutuhan para pengungsi. "Sejak tadi malam kami sudah berkoordinasi dengan Sat Brimob Polda Metro Jaya dan akan disediakan dapur lapangan sejak dini hari. Pagi ini dapur lapangan sudah disiapkan untuk membantu kebutuhan warga terdampak kebakaran," tambah Reynold.
Kesaksian Warga
Salah seorang warga sekaligus Sekretaris Gabungan RT 12 hingga 16 RW 04 Kebon Kosong, Supriatin, menceritakan kepanikan saat api mulai merambat ke area rumahnya. "Saya baru pulang ngojek, apinya sudah besar. Saya panik karena istri saya sedang sakit di rumah," ungkap Supriatin.
Ia menambahkan bahwa istrinya sempat mengalami sesak napas akibat paparan asap tebal di lokasi kejadian. Meskipun demikian, Supriatin memastikan bahwa seluruh anggota keluarganya yang berjumlah tiga orang dalam kondisi selamat.



