Menhut: Ego Sektoral Harus Dirobohkan Demi Atasi Karhutla
Ego Sektoral Harus Dirobohkan untuk Atasi Karhutla

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menegaskan bahwa koordinasi antara kementerian dan lembaga terkait, serta partisipasi publik, merupakan kunci utama dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Ia menyebut tren karhutla mulai menunjukkan perbaikan yang signifikan.

Penurunan Angka Karhutla

Dalam sela-sela Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (6/5/2026), Menhut mengungkapkan bahwa angka karhutla dari tahun ke tahun terus menurun, termasuk saat fenomena El Nino. Data Kementerian Kehutanan menunjukkan luas karhutla pada 2015 mencapai 2,6 juta hektare, turun menjadi 1,6 juta hektare pada 2019, dan kembali turun menjadi 1,1 juta hektare pada 2023. Pada 2025, luas karhutla berhasil ditekan menjadi 359.619,42 hektare dari sebelumnya 376.805,05 hektare pada 2024.

Pentingnya Koordinasi dan Partisipasi Masyarakat

Menhut menekankan bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla tidak dapat dibebankan hanya kepada satu institusi, melainkan menjadi tanggung jawab bersama. "Ini merupakan bagian dari keinginan kita merobohkan ego sektoral, kita harus kerja sama, tanggung jawab bersama tidak boleh hanya dibebankan kepada satu institusi saja," ujarnya. Ia juga menyoroti peran krusial Masyarakat Peduli Api (MPA) yang tersebar di berbagai daerah, yang mampu membantu identifikasi potensi kebakaran sejak awal, berdampingan dengan pemanfaatan teknologi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penegakan Hukum dan Langkah Strategis

Di sisi penegakan hukum, pemerintah melibatkan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku pembakaran lahan yang melanggar aturan. Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan telah melakukan berbagai langkah strategis, termasuk penguatan patroli terpadu, optimalisasi teknologi pemantauan hotspot, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lapangan. "Upaya pengendalian karhutla harus dilakukan secara terintegrasi dari pusat hingga daerah, dengan melibatkan masyarakat. Edukasi dan pemberdayaan masyarakat menjadi faktor krusial dalam menekan angka kejadian karhutla," pungkas Menhut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga