Prabowo: Sebagian Korban Kecelakaan Kereta Sudah Dipulangkan dari RSUD Bekasi
Prabowo: Sebagian Korban Kecelakaan Kereta Pulang dari RSUD

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa sebagian korban tragedi kecelakaan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur telah dipulangkan dari RSUD Bekasi. Dalam kunjungannya ke rumah sakit pada Selasa, 28 April 2026, Prabowo mengungkapkan bahwa total ada 54 korban yang sempat dirawat dan ditangani di RSUD Bekasi.

Kondisi Korban dan Kompensasi

"Sebagian sudah ada yang pulang. Kalau tidak salah masih sekitar total 60 ya? 54 dan hampir semuanya sudah ditangani yang saya lihat. Sudah ditangani dengan baik, sebagian sudah dikembalikan, sebagian sudah diurus. Pokoknya semuanya sudah diurus," ujar Prabowo usai menjenguk korban di RSUD Bekasi.

Selain itu, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan kompensasi bagi para korban. "Ya nanti ada semuanya, ada kompensasinya ya," imbuhnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Data Korban dari Wali Kota Bekasi

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menambahkan bahwa hingga saat ini sudah ada 15 korban yang bisa dipulangkan. Sementara itu, 13 korban lainnya masih menjalani rawat inap di bangsal rumah sakit. "Hari ini sudah ada 15 yang pulang, 15 korban yang sudah kembali, cukup dengan perawatan jalan. Kemudian yang sudah masuk ke bangsal, 13 sudah masuk ke bangsal," jelas Tri.

Tri juga menyebutkan bahwa tiga korban meninggal dunia yang dibawa ke RSUD Bekasi telah diambil oleh keluarga masing-masing. "Tiga korban yang meninggal; satu dibawa ke Wonogiri, satu dibawa ke Cilacap, dan satu dibawa ke Kemayoran. Jadi update terakhir seperti itu, dan ini masih terus diupayakan karena masih ada juga korban yang belum bisa dievakuasi di lokasi," kata dia.

Kronologi Kecelakaan

Insiden kecelakaan kereta ini terjadi pada Senin, 27 April 2026 malam. Dilaporkan pada pukul 06.34 WIB pagi ini, sebanyak tujuh penumpang meninggal dunia, sementara 81 orang lainnya mengalami luka-luka. "Jumlah korban yang terjadi pada tadi malam meninggal 7 orang dan luka-luka dirawat 81 orang," ungkap Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin.

Suasana di Lokasi Kejadian

Berdasarkan rekaman video yang diterima redaksi, suasana di Stasiun Bekasi Timur tampak mencekam dan dipenuhi penumpang. Aksi heroik terlihat saat sesama penumpang saling bahu-membahu mengevakuasi korban di area peron. Beberapa penumpang tampak tergeletak lemas dan terduduk di peron dalam kondisi syok usai benturan keras terjadi. Sejumlah orang juga terlihat mengalami luka di bagian kepala dan berusaha melakukan pertolongan pertama secara mandiri.

Kondisi rangkaian KRL yang tertabrak masih tertahan di sisi peron dengan pintu terbuka, namun seluruh lampu di dalam gerbong sudah dalam keadaan padam total. Dalam potongan video lainnya, terlihat kerusakan parah pada salah satu rangkaian KRL Commuter Line yang ringsek setelah dihantam KA Jarak Jauh. Di dalam gerbong yang gelap gulita, kepanikan pecah saat sejumlah penumpang masih terjebak di dalamnya. Suara teriakan histeris penumpang terdengar jelas dalam kegelapan gerbong, sementara beberapa orang lainnya berupaya mencari jalan keluar di tengah kondisi kereta yang mati lampu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga