Pabrik Kimia di Cilegon Meledak, Kabut Putih Tebal Selimuti Perkampungan
Pabrik Kimia Cilegon Meledak, Kabut Putih Selimuti Warga

Kabut putih tebal menyelimuti jalanan dan perkampungan di sekitar pabrik kimia PT Merak Chemical Indonesia (PT MCCI) di Cilegon setelah terjadi ledakan pada Senin (25/5) siang. PT MCCI, yang sebelumnya dikenal sebagai PT Mitsubishi Chemical Indonesia, merupakan pabrik kimia yang memproduksi Purified Terephthalic Acid (PTA), bahan baku penting bagi industri tekstil dan poliester. Ledakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Bau Kimia Menyengat dan Tindakan Petugas

Selain asap putih tebal, bau kimia menyengat juga merebak di sekitar lokasi ledakan. Kondisi ini membuat petugas berhati-hati mendekati lokasi kejadian. Kapolsek Pulomerak, DP Ambarita, mengaku harus memakai masker dua lapis untuk mengurangi risiko paparan kimia. "Karena tidak berani mendekat ke sana, karena ada bau kimia yang lumayan, saya juga pakai dua masker ini di lokasi," ujarnya. Polisi berupaya mengevakuasi warga dan pekerja untuk keluar dari sekitar pabrik. Selain itu, polisi memerintahkan perusahaan kimia PT MCCI untuk membagikan masker kepada warga dan pekerja. "Menyarankan pihak perusahaan membagikan masker untuk tindakan pertama, warga dihimbau menjauh lewat perangkatnya," jelasnya.

Penyelidikan dan Evakuasi

Satreskrim Polres Cilegon menerjunkan petugas Inafis untuk menyelidiki penyebab kejadian. Saat ini, polisi masih melakukan serangkaian pemeriksaan di lokasi. Faturrohmi, salah satu warga sekitar, menuturkan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Suara ledakan dibarengi suara sirene terdengar oleh warga. Kepulan asap putih memenuhi udara di sekitar pabrik. "Kalau yang saya rasakan cuma tadi ada ledakan kemudian ada suara sirene. Itu dari PT MCCI, bau menyengatnya itu kayak ban terbakar di sekitar Gerem," kata Faturrohmi. Rumahnya berjarak sekitar 3 kilometer dari lokasi pabrik. "Kenceng (suara ledakan), saya kan tadi lagi di rumah, kenceng suaranya. Pabrik ke rumah sekitar 3 kiloan lah," ujarnya. Setelah mendengar ledakan dan melihat kepulan asap, warga melaporkan kejadian ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon. "Tadi pun saya langsung komunikasi dengan Kepala Dinas LH supaya melakukan tindakan sesuai prosedur lingkungan," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Evakuasi Warga

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, Sabri, menyatakan bahwa tim DLH Cilegon turun ke lokasi untuk menyelidiki peristiwa ledakan. Selain petugas DLH, tim dari BPBD Cilegon juga sudah terjun ke lokasi untuk proses evakuasi warga. "Dari BPBD sudah melalui lurah untuk keluar dari wilayah itu," pungkas Sabri.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga