Mobil Ford EcoSport Terbakar di Tol Semarang-Solo Saat Perjalanan ke Surabaya
Sebuah mobil Ford EcoSport mengalami kebakaran di Jalan Tol Semarang-Solo KM 449+500 Jalur A pada Sabtu (21/3/2026) pukul 13.50 WIB. Mobil dengan nomor polisi H-1796-TX tersebut sedang dalam perjalanan dari Semarang menuju Surabaya, Jawa Timur, ketika insiden terjadi.
Kronologi Kejadian dan Penyebab Kebakaran
Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, menjelaskan bahwa mobil tersebut dikemudikan oleh Faisal Zein (27) dengan tiga penumpang lainnya, yaitu seorang ibu dan dua anaknya. "Mau perjalanan dari Semarang ke Surabaya," ungkap Lingga saat dikonfirmasi pada Minggu (22/3/2026) sore.
Menurut keterangan polisi, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di ruang mesin mobil. "Terjadi korsleting kelistrikan di ruang mesin yang kemudian muncul percikan api dan mengeluarkan asap," jelas Lingga. Insiden bermula ketika mobil melaju dari arah Semarang menuju Solo di lajur satu tol tersebut.
Tidak Ada Korban Jiwa dan Kerugian Material
Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan. Seluruh penumpang berhasil keluar dari kendaraan dengan selamat sebelum api meluas. Namun, kerusakan pada kendaraan cukup parah.
Polisi menaksir kerugian material akibat kebakaran ini mencapai Rp 30 juta. Bangkai mobil yang telah terbakar sempat didinginkan oleh petugas untuk memastikan tidak ada potensi kebakaran ulang.
Imbauan Keselamatan Berkendara
Kejadian ini mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin kendaraan, terutama sistem kelistrikan, sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Periksa kondisi kabel dan aki secara berkala
- Waspada terhadap tanda-tanda korsleting seperti bau terbakar atau asap dari mesin
- Siapkan alat pemadam api ringan di dalam kendaraan
- Segera menepi dan matikan mesin jika mendeteksi masalah pada kendaraan
Insiden mobil terbakar di tol Semarang-Solo ini menjadi peringatan bagi pengendara yang akan melakukan perjalanan mudik atau aktivitas lainnya. Petugas terus mengimbau masyarakat untuk menjaga kesiapan kendaraan guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.



