Viral Keributan Debt Collector vs Ojol di Depok
Rekaman video yang memperlihatkan keributan antara debt collector atau yang dikenal sebagai 'mata elang' (matel) dengan driver ojek online di jalanan kawasan Sukmajaya, Depok, menjadi viral di media sosial. Keributan tersebut berujung pada adu pukul hingga polisi turun tangan untuk melerai.
Dalam rekaman video yang beredar luas, terlihat sejumlah orang tengah adu mulut di jalanan. Keriuhan terdengar saat mereka saling berdebat sengit. Narasi yang beredar menyebutkan keributan bermula saat debt collector memberhentikan ojol tersebut. Percekcokan terjadi hingga akhirnya saling adu pukul.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 5 Mei 2026, sekitar pukul 12.17 WIB di Jalan Sentosa Raya, tepatnya di depan Sekolah Yaspen Tugu Ibu, Sukmajaya, Depok. Anggota SPKT menerima laporan pengaduan melalui layanan call center 110 Polres Metro Depok mengenai adanya keributan di lokasi.
"Selanjutnya atas aduan tersebut Piket Pawas, SPKT dan Reskrim telah mendatangi TKP dan menemukan kedua belah pihak yang bertikai," ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi dalam keterangannya, Rabu, 6 Mei 2026.
Made menjelaskan bahwa debt collector tersebut hendak menarik motor yang telah menunggak selama tiga bulan. Namun, dari pihak konsumen keberatan sehingga menimbulkan keributan. "Debt collector ingin menarik kendaraan bermotor roda dua karena sudah digunakan selama tiga bulan. Namun dari pihak konsumen tidak mau ditarik kendaraannya yang akhirnya menimbulkan keributan kedua belah pihak," ucapnya.
Anggota Kepolisian Polsek Sukmajaya kemudian membawa kedua belah pihak ke Polsek Sukmajaya untuk diselesaikan secara damai. Petugas melakukan mediasi antara kedua belah pihak. "Selanjutnya kedua belah pihak sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan dengan membuat surat pernyataan di atas meterai. Terkait dengan tunggakan selama tiga bulan disepakati diselesaikan di kantor leasing di Pancoran Mas, Kota Depok," tutupnya.



