Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Padam, 5 Ruko dan 19 Rumah Warga Terdampak
Kebakaran SPBE Bekasi Padam, Ruko dan Rumah Warga Terdampak

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi Telah Padam, Ruko dan Rumah Warga Terdampak

Kebakaran yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kota Bekasi, telah berhasil dipadamkan pada dini hari tadi. Meski api telah padam, dampak kebakaran masih terlihat jelas di lokasi kejadian.

Kondisi Pasca Kebakaran

Pantauan di lokasi menunjukkan garis polisi telah dipasang di area terdampak kebakaran, termasuk di depan gerbang SPBE yang tertutup rapat. Gerbang berwarna biru SPBE tampak rusak akibat kobaran api, dengan bangunan di dalamnya menghitam dan pepohonan mengering.

Aroma hangus masih tercium kuat di Jalan Cinyosog, Bantar Gebang, Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi. Asap tipis sempat terlihat merambat ke ruko-ruko yang berada dekat SPBE, menunjukkan perluasan dampak kebakaran.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak pada Ruko dan Lingkungan Sekitar

Kebakaran tidak hanya merusak SPBE, tetapi juga merambat ke bangunan sekitarnya. Lima ruko di samping dan empat ruko di seberang SPBE turut terdampak, dengan kondisi interior hingga atap yang sangat berantakan.

  • Material bangunan ruko yang terbakar berhamburan ke badan jalan
  • Garis polisi juga dipasang di sekitar ruko-ruko terdampak
  • Arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami perlambatan akibat kejadian ini

Kejadian ini menarik perhatian warga sekitar yang berkerumun menyaksikan bekas kebakaran. Sejumlah anggota pemadam kebakaran masih berada di lokasi untuk berjaga-jaga mengantisipasi kemungkinan penyalaan api kembali.

Kronologi dan Penyebab Kebakaran

Kebakaran dilaporkan terjadi pada Rabu (1/4/2026) pukul 21.08 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.45 WIB dini hari. Plt Kadis Damkar Kota Bekasi, Heryanto, menduga kebakaran dipicu oleh kebocoran gas selama proses pengisian tabung elpiji.

"Diduga sementara dari kebocoran gas dari tabung utama," jelas Heryanto kepada wartawan pada Kamis (2/4/2026).

Korban dan Kerusakan

Tercatat tujuh orang mengalami luka-luka dalam insiden ini dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu, kebakaran juga melalap 19 rumah warga di sekitar lokasi.

  1. 15 rumah tinggal di RT02, RW003
  2. 4 rumah tinggal di RT01, RW003
  3. 2 kios di RT01, RW003

Heryanto menegaskan bahwa semua korban luka sedang dalam perawatan intensif di fasilitas kesehatan. Tim gabungan masih melakukan pendataan lebih lanjut mengenai kerugian material yang ditimbulkan oleh kebakaran besar ini.

Asap masih terlihat mengepul dari lapak rongsokan yang berlokasi dekat SPBE, menunjukkan bahwa material yang terbakar masih dalam proses pendinginan. Pihak berwenang terus memantau situasi untuk memastikan tidak ada potensi bahaya lanjutan di lokasi kejadian.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga