Kebakaran besar melanda permukiman padat penduduk di Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa dini hari, 2 Juni 2026. Akibat peristiwa tersebut, enam orang warga dilaporkan mengalami sesak napas dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Enam Korban Dievakuasi ke Rumah Sakit
Kepala Polres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold Hutagalung, menyatakan bahwa para korban mengalami sesak napas akibat menghirup asap tebal yang ditimbulkan oleh kebakaran. Mereka telah dibawa ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran untuk mendapatkan perawatan intensif. "Saat ini ada enam orang korban yang sesak napas akibat asap yang tebal dan sudah dibawa untuk pertolongan ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran," ujar Reynold di lokasi kejadian.
200 Personel Gabungan Dikerahkan
Dalam upaya penanganan kebakaran dan evakuasi warga, sebanyak 200 personel gabungan dari berbagai instansi diterjunkan. Reynold menjelaskan bahwa personel tersebut terdiri dari Kepolisian, TNI, serta Pemerintah Daerah setempat. "Saat ini kami dari Kepolisian, TNI, maupun Pemda setempat juga turun langsung ke lokasi, khususnya kami dari Polres Jakarta Pusat, Polda Metro, dan tim dari Brimob turun kurang lebih sebanyak 200 personel yang turun untuk membantu evakuasi terhadap korban," ungkapnya.
Pengaturan Lalu Lintas dan Penutupan Akses Jalan
Selain membantu proses evakuasi, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas dan menutup sejumlah akses jalan menuju lokasi kebakaran. Langkah ini diambil untuk memastikan mobil pemadam kebakaran dan ambulans dapat bergerak lebih cepat dan leluasa dalam menjalankan tugasnya.
Permukiman Padat dengan Ratusan KK
Menurut Reynold, kawasan yang terbakar merupakan permukiman padat penduduk dengan jumlah penghuni sekitar 400 hingga 500 kepala keluarga (KK). Informasi tersebut diperoleh dari pengurus Rukun Warga (RW) setempat. "Di sini memang padat penduduk di RW 04 Kelurahan Kebon Kosong ini dan tadi kami berbicara dengan ketua RW yang menyampaikan memang kurang lebih ada 400 sampai 500 KK," kata dia.
Proses Pemadaman dan Penyelidikan
Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran masih terus melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Belum ada informasi lebih lanjut mengenai total kerugian materiil maupun kemungkinan adanya korban jiwa.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat kepadatan penduduk di wilayah tersebut. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di permukiman padat yang rawan terjadi kebakaran.



