Diduga Mabuk, Pemuda Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi Tangerang
Diduga Mabuk, Pemuda Tewas Tenggelam di Tangerang

Seorang pemuda berinisial AP (23) ditemukan tewas setelah jatuh dan tenggelam di saluran irigasi di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Peristiwa tragis ini diduga terjadi karena korban dalam kondisi mabuk.

Kronologi Kejadian

Informasi dari BPBD Kabupaten Tangerang melalui akun Instagram resminya menyebutkan bahwa peristiwa terjadi pada Selasa (5/5) dini hari. Petugas Piket Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang menerima laporan dari kepolisian sekitar pukul 04.30 WIB. Tim segera menuju lokasi dan melakukan pencarian, namun hingga menjelang siang korban belum ditemukan.

Tim gabungan dari Pos Damkar Kelapa Dua dan Basarnas Jakarta kemudian melakukan penyisiran ulang pada siang hari. Setelah beberapa jam, korban berhasil ditemukan pada pukul 13.15 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah korban langsung dibawa ke rumah sakit oleh pihak kepolisian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Diduga dalam Pengaruh Minuman Keras

BPBD Kabupaten Tangerang mengungkapkan bahwa korban diduga dalam pengaruh minuman keras saat kejadian. Berdasarkan keterangan saksi, korban yang merupakan warga asal Tegal, Jawa Tengah, sempat minum minuman keras bersama rekannya pada pukul 00.00 WIB dini hari.

Saat itu, korban pamit kepada temannya untuk pergi membeli makanan. Temannya yang berinisial PA kemudian menyusul dan melihat korban sudah berada di tengah sungai di Perumahan Arcadia Gading Serpong, dekat Danau Kelapa Dua. PA yang tidak bisa berenang segera mencari bantuan ke rumah keluarga korban.

Keluarga korban datang ke lokasi dan melakukan pencarian, namun tidak berhasil. Akhirnya mereka melapor ke polisi, yang kemudian menghubungi BPBD untuk bantuan pencarian. Korban ditemukan meninggal pada siang harinya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya konsumsi minuman keras berlebihan, terutama di dekat area perairan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak mengabaikan keselamatan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga