Bocah 9 Tahun Tewas Tenggelam di Embung Sejuk Jakarta Timur
Seorang bocah berinisial MIR (9) meninggal dunia akibat tenggelam di Embung Sejuk, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, pada Minggu (15/2) sore. Insiden tragis ini terjadi saat korban bermain bersama teman-temannya di sekitar waduk, tanpa kemampuan berenang yang memadai.
Kronologi Kejadian dan Upaya Evakuasi
Menurut Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edy Handoko, korban diketahui tidak bisa berenang. "Korban ini ternyata enggak bisa berenang. Saat teman-temannya naik ke daratan, mereka mencari korban dan akhirnya minta tolong warga," ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (16/2/2025). Warga sekitar yang mendapat laporan langsung berdatangan untuk membantu proses pencarian. Setelah beberapa jam upaya evakuasi, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Edy memastikan kejadian tersebut murni kecelakaan, tanpa unsur kesengajaan dari teman-teman korban. "Tidak ada dorongan. Anak-anak biasa main dan berenang di sana. Korban ini tidak bisa berenang, lalu tenggelam," tegasnya. Setelah dievakuasi, orang tua korban membawa MIR ke klinik terdekat untuk pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong meski telah ditangani dokter.
Pernyataan Orang Tua dan Kesaksian Saksi Mata
Orang tua korban telah membuat surat pernyataan tidak akan menuntut pihak mana pun terkait insiden ini. Salah satu saksi mata berinisial N (48) menceritakan, sebelum kejadian, korban bersama teman-temannya sempat mengajak seorang bocah lain untuk bermain sekitar pukul 14.00 WIB, namun anak tersebut tidak ikut karena masih tertidur.
"Karena tidak bangun, akhirnya mereka jalan ke waduk. Tidak lama, anak tetangga ini bangun, baru dikasih tahu sama emaknya kalau tadi teman-temannya ngajak main," kata N. Ia juga meminta pemerintah setempat meningkatkan pengawasan di lokasi tersebut, dengan imbauan atau papan pengumuman untuk mencegah anak-anak berenang di waduk.
Peringatan bagi Orang Tua dan Masyarakat
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi orang tua dan masyarakat sekitar untuk lebih waspada dalam mengawasi aktivitas anak-anak, terutama di area perairan yang berpotensi membahayakan keselamatan. Pengawasan ketat dan edukasi tentang bahaya bermain di lokasi berisiko seperti waduk sangat diperlukan untuk mencegah tragedi serupa terulang di masa depan.



