Bocah 9 Tahun di Jepara Tewas Ditabrak Mobil Saat Bermain di Halaman Rumah
Bocah Jepara Tewas Ditabrak Mobil Saat Bermain di Rumah

Bocah 9 Tahun di Jepara Tewas Ditabrak Mobil Saat Bermain di Halaman Rumah

Sebuah insiden tragis terjadi di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, yang merenggut nyawa seorang anak berusia 9 tahun. Korban tewas setelah tertabrak oleh sebuah mobil yang melintas di depan rumahnya, di mana saat kejadian ia sedang asyik bermain di halaman rumah. Peristiwa memilukan ini telah menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga setempat.

Kronologi Kecelakaan di Jalan Ngasem-Klampisan

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Jepara, Iptu Riyanto, mengonfirmasi bahwa korban benar-benar meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Kejadian berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026, sekitar pukul 12.30 WIB, di Jalan Ngasem-Klampisan, tepatnya di wilayah Desa Nganjuk, Kecamatan Tahunan, Jepara. Lokasi ini merupakan area permukiman yang seharusnya aman bagi aktivitas anak-anak.

Mobil yang terlibat dalam kecelakaan ini adalah sebuah Kijang dengan nomor polisi K 1264 WU, yang dikemudikan oleh seorang warga Nganjuk, Tahunan, Jepara. Pengemudi tersebut sedang melaju dari arah barat menuju timur, atau mengarah ke Jalan Ngasem-Klampitan, dengan kecepatan yang dikatakan sedang.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Diduga Pengemudi Mengantuk Hingga Hilang Kendali

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, diduga kuat bahwa pengemudi mobil Kijang tersebut mengalami kantuk saat berkendara. Kondisi ini menyebabkan kendaraannya oleng ke arah kanan atau selatan, hingga keluar dari badan jalan. "Sesampai di lokasi kejadian karena mengantuk, pengemudi Kijang hilang kendali kemudian berjalan ke kanan atau selatan keluar badan jalan," jelas Iptu Riyanto.

Akibat hilangnya kendali tersebut, mobil kemudian menabrak korban yang sedang bermain di halaman rumahnya. Halaman rumah, yang seharusnya menjadi tempat bermain yang aman bagi anak-anak, justru berubah menjadi lokasi kejadian yang mematikan. Insiden ini mengingatkan kembali akan pentingnya kewaspadaan pengemudi, terutama di area permukiman padat penduduk.

Dampak dan Respons dari Pihak Berwajib

Polisi telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Tim dari Polres Jepara bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. Kecelakaan ini juga menyoroti perlunya edukasi keselamatan lalu lintas yang lebih intensif, khususnya di daerah pedesaan seperti Jepara.

Keluarga korban tentu saja mengalami goncangan hebat akibat kehilangan anggota keluarga tercinta. Masyarakat setempat pun turut berduka dan mengharapkan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Keselamatan anak-anak di lingkungan rumah harus menjadi prioritas utama bagi semua pihak, termasuk pengemudi yang melintas di sekitarnya.

Kasus ini juga mengingatkan para pengendara untuk selalu menjaga kondisi fisik saat berkendara, menghindari mengemudi dalam keadaan mengantuk, dan memperlambat laju kendaraan saat melewati kawasan permukiman. Dengan demikian, risiko kecelakaan yang melibatkan anak-anak dapat diminimalisir.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga