Banjir 70 Cm Putuskan Jalan Abdul Gani Depok, Sampah dan Luapan Sungai Jadi Penyebab
Banjir Putuskan Jalan Abdul Gani Depok, Air Capai 70 Cm

Hujan Deras Picu Banjir Parah di Jalan Abdul Gani Depok, Lalu Lintas Sempat Terputus Total

Hujan deras yang mengguyur Kota Depok sejak sore hari pada Rabu, 11 Maret 2026, telah memicu banjir signifikan di Jalan Abdul Gani, wilayah Cilodong. Genangan air yang mencapai ketinggian hingga 70 sentimeter sempat memutus akses jalan tersebut, membuat kendaraan tidak dapat melintas sama sekali.

Penyebab Utama: Luapan Kali Cikumpa dan Tumpukan Sampah

Menurut keterangan Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatimulya, Aiptu Mohadi, banjir ini bukan semata-mata disebabkan oleh intensitas hujan. Faktor utama justru berasal dari tingginya debit air Kali Cikumpa yang meluap. Selain itu, akumulasi sampah yang menyangkut di bawah jembatan turut memperparah situasi dengan menghambat aliran air, sehingga menyebabkan luapan sungai menerjang ke badan jalan.

"Selain luapan sungai, sampah yang menumpuk di bawah jembatan jelas menjadi pemicu tambahan banjir di Jalan Abdul Gani ini," tegas Mohadi saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penutupan Jalan Sementara dan Dampak pada Pengendara

Menyikapi kondisi darurat tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Sukmajaya mengambil langkah cepat dengan melakukan penutupan sementara pada ruas jalan yang tergenang. Tindakan ini diambil untuk mencegah risiko kecelakaan dan kerusakan kendaraan yang lebih parah.

Mohadi mengimbau para pengendara untuk bersabar atau mencari rute alternatif. Dia mengingatkan bahwa ketinggian air saat itu cukup untuk menutupi roda sepeda motor, yang berisiko tinggi menyebabkan kendaraan mogok akibat mesin kemasukan air. "Beberapa pengendara motor nekat menerobos dan akhirnya mogok di tengah genangan," jelasnya. Polisi bersama warga setempat kemudian membantu mengatur arus kendaraan setelah banjir mulai surut, dengan sistem pergantian satu per satu untuk mengurangi dorongan air ke pertokoan di sekitarnya.

Kisah Pengendara yang Terjebak dan Motor Mogok

Riswan, salah seorang pengendara, berbagi pengalaman pahitnya. Ia terpaksa melintasi jalan banjir untuk pulang ke rumah usai bekerja, namun motornya mengalami mogok dan harus didorong. "Businya kemungkinan terkena air saat saya mencoba menerobos banjir," keluhnya. Riswan juga menyatakan bahwa banjir dengan skala sebesar ini, hingga benar-benar memutus jalan, adalah kejadian pertama di Jalan Abdul Gani. Menurut pengamatannya, tumpukan sampah menjadi biang kerok utama di balik bencana kali ini.

Kejadian ini menyoroti kembali masalah drainase dan pengelolaan sampah di kawasan tersebut, yang memerlukan perhatian serius dari pihak berwenang untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga