BNPB Ungkap Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Jawa-Maluku Saat Lebaran 2026
Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Jawa-Maluku Saat Lebaran

BNPB Ungkap Banjir dan Cuaca Ekstrem Landa Jawa-Maluku Saat Lebaran 2026

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi terjadinya serangkaian bencana hidrometeorologi yang melanda beberapa wilayah di Pulau Jawa dan Maluku selama periode perayaan Lebaran tahun 2026. Bencana ini mencakup fenomena cuaca ekstrem dan banjir yang terjadi pada tanggal 21-22 Maret 2026, menimbulkan dampak signifikan terhadap masyarakat setempat.

Wilayah Jawa Barat Dilanda Hujan Lebat dan Angin Kencang

Menurut laporan resmi dari BNPB, Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah pertama yang mengalami cuaca ekstrem. Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menjelaskan bahwa fenomena ini ditandai dengan hujan lebat disertai angin kencang yang melanda lima desa di empat kecamatan di Kabupaten Cianjur pada Jumat, 20 Maret 2026.

Dampak di Jawa Barat meliputi:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • 18 kepala keluarga (KK) terdampak langsung
  • 18 unit rumah mengalami kerusakan akibat pohon tumbang dan atap yang rusak
  • Penanganan fokus pada pembersihan pohon tumbang dan perbaikan atap rumah warga

Banjir Melanda Depok dan Jawa Timur

Selain di Jawa Barat, banjir juga terjadi di Kota Depok, tepatnya di Kelurahan Mekarsari dan Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis pada Sabtu, 21 Maret 2026. Data sementara menunjukkan bahwa bencana ini berdampak pada 685 kepala keluarga, dengan 17 jiwa atau enam kepala keluarga terpaksa mengungsi.

"Kaji cepat sementara tercatat sekitar 691 unit rumah terdampak. Kondisi terkini menunjukkan banjir telah berangsur surut," jelas Abdul Muhari.

Di Provinsi Jawa Timur, banjir terjadi di Kabupaten Mojokerto pada hari yang sama, Jumat, 20 Maret 2026. Dampaknya cukup parah dengan sekitar 275 jiwa mengungsi, 146 rumah terdampak, satu tanggul jebol, lebih dari 20 hektare lahan persawahan terendam, dan tiga akses jalan mengalami gangguan.

Wilayah terdampak di Jawa Timur meliputi Desa Kertosari, Kecamatan Kutorejo dan Desa Jumenang, Kecamatan Mojoanyar. Saat ini, genangan air dilaporkan mulai surut dengan kondisi cuaca yang terpantau berawan.

Maluku Juga Terdampak Banjir

Tidak hanya di Pulau Jawa, Provinsi Maluku juga mengalami banjir pada Sabtu, 21 Maret 2026, khususnya di Kabupaten Seram Bagian Barat. Bencana ini berdampak pada sekitar 177 kepala keluarga dan rumah warga di wilayah tersebut.

Daerah yang terdampak di Maluku mencakup Desa Buano Utara, Kecamatan Huamual Belakang dan Desa Piru, Kecamatan Seram Barat. Menurut laporan terbaru, kondisi banjir di Maluku juga mulai menunjukkan tanda-tanda surut.

BNPB terus memantau perkembangan situasi dan memberikan bantuan penanganan darurat kepada masyarakat yang terdampak. Kejadian ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan bencana, terutama selama periode musim penghujan dan perayaan hari besar seperti Lebaran.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga