Insiden Asap di Pondok Indah Mall Picu Kepanikan, Polisi Pastikan Aman
Asap di Pondok Indah Mall Picu Kepanikan, Polisi Pastikan Aman

Insiden Asap di Pondok Indah Mall Picu Kepanikan Pengunjung

Suasana mencekam sempat melanda Pondok Indah Mall di Jakarta Selatan pada Senin (16/2/2026) malam. Kepulan asap tebal berwarna abu-abu tiba-tiba menyelimuti salah satu area pusat perbelanjaan tersebut, memicu kepanikan di antara pengunjung yang ramai beraktivitas.

Viral di Media Sosial dan Respons Pengunjung

Momen insiden ini dengan cepat terekam dalam foto dan video oleh pengunjung menggunakan ponsel, lalu menyebar luas di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman yang viral, terlihat asap memenuhi sebagian ruangan mal, menciptakan suasana tegang. Banyak pengunjung tampak terkejut, dengan beberapa di antaranya bahkan menutup hidung menggunakan pakaian karena khawatir terjadi kebakaran besar.

Penjelasan Kapolsek dan Penyebab Insiden

Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyatakan bahwa sumber asap berasal dari kebakaran kecil di sebuah tempat makan, tepatnya akibat kompor listrik yang bermasalah. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.05 WIB.

Kukuh menegaskan bahwa kebakaran berhasil dikendalikan dalam waktu singkat dengan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Asap tebal yang terlihat justru berasal dari penggunaan APAR, bukan karena api yang membesar. "Sudah aman. Asap saja mengebul. Kan pakai APAR jadi ngebul, jadi kayak seperti kebakaran gede," jelasnya.

Tidak Ada Korban dan Kondisi Kini

Polisi memastikan bahwa insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka. Situasi di mal telah kembali normal tak lama setelah kejadian. "Tidak lama," ujar Kukuh, menekankan bahwa meski sempat menimbulkan kepanikan, insiden tersebut hanya bersifat minor dan cepat ditangani.

Insiden ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di tempat umum, terutama di pusat perbelanjaan yang selalu ramai pengunjung. Meski berakhir tanpa korban, momen ini menjadi pelajaran bagi pengelola dan pengunjung untuk selalu siap menghadapi situasi darurat.