Angin Puting Beliung Terjang Kudus, 221 Rumah Warga Rusak
Bencana alam angin puting beliung disertai hujan deras melanda wilayah Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kejadian yang terjadi pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 15.35 WIB ini mengakibatkan kerusakan signifikan pada ratusan rumah warga di empat desa yang terdampak.
Empat Desa Terdampak dengan Kerusakan Beragam
Menurut keterangan dari Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji, wilayah yang mengalami dampak terparah adalah Desa Terangmas, Kalirejo, Glagahwaru, dan Medini. Data sementara yang dihimpun oleh BPBD menunjukkan total 221 bangunan mengalami kerusakan, mulai dari tingkat ringan hingga berat.
Kebutuhan genteng untuk perbaikan mencapai 14.400 buah, yang menandakan skala kerusakan yang cukup luas. Beberapa pohon juga tumbang akibat angin kencang tersebut, menambah daftar kerusakan infrastruktur di wilayah tersebut.
Rincian Kerusakan di Setiap Desa
Berikut adalah detail kerusakan yang terjadi di masing-masing desa:
- Desa Terangmas: 2 rumah terdampak, termasuk satu rumah warga milik Seketi yang harus dilarikan ke Puskesmas Undaan dan sebuah gudang yang roboh.
- Desa Kalirejo: 12 bangunan rusak, terbagi di RT 01 RW 01 (6 rumah) dan RT 02 RW 01 (6 rumah).
- Desa Glagahwaru: 15 bangunan terdampak, dengan 14 rumah di RT 01 RW 01 dan 1 rumah di RT 03 RW 01.
- Desa Medini: Menjadi wilayah dengan kerusakan terparah, sebanyak 192 bangunan rusak dengan kebutuhan genteng 13.000 buah. Kerusakan tersebar di delapan gang, yaitu Gang 05 (12 rumah), Gang 06 (9 rumah), Gang 07 (16 rumah), Gang 08 (43 rumah), Gang 09 (32 rumah), Gang 13 (13 rumah), Gang 15 (33 rumah), dan Gang 17 (34 rumah).
Upaya Penanganan dan Dampak Bencana
Bencana ini menimbulkan keprihatinan di kalangan warga dan pemerintah setempat. Kerusakan yang terjadi tidak hanya pada properti, tetapi juga mengganggu aktivitas sehari-hari penduduk. BPBD Kabupaten Kudus telah melakukan pendataan untuk memastikan bantuan yang tepat sasaran, termasuk penyediaan material seperti genteng untuk perbaikan rumah.
Insiden angin puting beliung di Kudus ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana alam, terutama di wilayah yang rentan terhadap cuaca ekstrem. Pemantauan cuaca dan sistem peringatan dini menjadi hal krusial untuk meminimalisir dampak di masa depan.



