Adelia Rifani (26), seorang pecinta kucing yang menjadi korban kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, dikenal sebagai sosok yang supel dan memiliki banyak teman. Ayahnya, Haerusli, menyebut bahwa Adel, panggilan akrabnya, adalah anak yang pemberani dan mandiri dibandingkan kedua kakaknya.
Kepribadian Supel dan Mandiri
Menurut Haerusli, Adel mudah bergaul dan aktif dalam berbagai kegiatan. Ia sering ikut serta dalam acara komunitas, menjadi panitia di Malang, mengikuti camping, dan akrab dengan tetangga serta teman-teman dari berbagai jenjang pendidikan. "Ada kalangan baru ikut nimbrung. Ada kegiatan apa ikut, malah dia bisa jadi panitia gitu di Malang, suka ikut acara camping ikut, jadi guyub sama tetangga, terus dengan temen-temen yang dari SD, SMP, SMA, kuliah juga rata-rata gitu," ujar Rusli saat ditemui di kediamannya, Rabu (29/4/2026).
Kenangan Ramadan dan Buka Bersama
Rusli kagum karena hingga saat ini banyak orang yang mengingat dan mengenang Adel. Ia mengenang momen Ramadan lalu ketika Adel sering mengadakan acara buka bersama. "Jadi kalau buka bersama itu setiap minggu kan, 'Yah, buka bersama sama temen ini, sama temen ini.' 'Ramai banget temennya Adel ya,' saya bilang, 'Enggak habis-habis buka bersama.' Orang kan kalau buka bersama paling puasa sekali udah, ini enggak, sama temen ini, sama temen ini," kata dia.
Pecinta Kucing Sejati
Adel dikenal sebagai pecinta kucing. Di rumahnya, ia memelihara 15 ekor kucing yang semuanya dirawat dengan penuh kasih sayang. "Adel (yang senang). Kita walaupun seneng paling kucing-kucing yang ada di rumah aja satu, dua, enggak sampai banyak seperti ini sekarang," ucap Rusli. Ia bahkan heran karena semua kucing di rumah selalu menyambut Adel dengan antusias. Adel memiliki kebiasaan mengelus setiap kucing sebelum masuk rumah. "Dia kalau sudah pulang kerja nih, satu-satu diabsen, 'Yang ini gini'. Yang paling demen sama dia, kucing juga tahu, udah pulang aja udah diikutin ke mana aja. Kalau belum digendong, belum diusap-usap ngikutin terus, sampai dia tidur gitu, baru nungguin di luar," ungkapnya.
Kebiasaan Membawa Pakan Kucing
Selain itu, Adel sering membawa pakan kucing ke mana pun ia pergi. Teman-teman kuliahnya di Universitas Brawijaya mengenalnya sebagai sosok yang kerap memberi makan kucing-kucing di kampus.
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/4) malam. Peristiwa bermula ketika sebuah taksi tertemper KRL di perlintasan yang tidak jauh dari Stasiun Bekasi Timur. Akibatnya, KRL di stasiun tersebut menunggu lebih lama. KA Argo Bromo Anggrek yang datang kemudian menabrak KRL dari belakang. Kecelakaan ini menewaskan 16 orang dan melukai puluhan lainnya.



